Menu

Safari Wisata Berburu Kapolda Cup Ditabuh, Irjen Pol Fakhrizal: Bermanfaat Berantas Hama Babi

  Dibaca : 81 kali
Safari Wisata Berburu Kapolda Cup Ditabuh, Irjen Pol Fakhrizal: Bermanfaat Berantas Hama Babi
MELEPAS––Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal mengangkat bendera start melepas puluhan peserta Safari Wisata Berburu Kapolda Cup 2019.

PADANG, METRO – Peserta Safari Wisata Berburu Kapolda Cup 2019 yang berasal dari berbagai daerah, dilepas Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, Sabtu (30/11). Selain meningkatkan sektor wisata, kegiatan berburu yang diselenggarakan Pengprov Perbakin Sumbar ini juga memberantas hama babi sehingga menguntungkan bagi petani.

“Hampir 50 kendaraan yang sudah kita lepas untuk berangkat berburu. Lokasinya di Sijunjung, Dharmasraya, karena memang hama babi di sana luar biasa, makanya dari Perbakin minta untuk diadakan safari wisata berburu sehingga bisa memberantas hama tersebut,” kata Irjen Pol Fakhrizal, usai pelepasan.

Fakhrizal menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda Perbakin, bertujuan untuk memberantas hama babi, serta mempromosikan wisata Sumbar. Oleh sebab itu, kegiatan tersebut dinamakan Safari Wisata Berburu.

“Pesertanya ini ada dari luar Sumbar, diantaranya dari Sumut Lampung, Jambi, Riau, Banten. Selain itu juga bertujuan menjaga silaturahmi antar sesama anggota Perbakin di pengprov dan daerah di Sumbar,” ujar Irjen Pol Fakhrizal

Irjen Pol Fakhrizal menambahkan, berburu babi merupakan salah satu hobi masyarakat di Sumbar. Selain menggunakan senjata, berburu babi juga bisa menggunakan anjing. Kedua cara ini mempunyai keunikan tersendiri.

“Pemberantasan hama babi sangat penting, karena sudah meresahkan masyarakat. Dampak wisatanya, karena kita mengundang dari luar Sumbar, otomatis sambil menikmati keindahan Sumbar,” ucap Fakhrizal.

Terpisah, Sekretaris Umum Perbakin Sumbar, AKBP Novalinda, mengatakan, sebelum para peserta melakukan perburuan ke lokasi, terlebih dulu dilaksanakan konvoi di Kota Padang. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari. Kategori yang dilombakan adalah jumlah babi terbanyak, dan jumlah babi terberat. Penutupan 3 Desember 2019.

“Berburu sambul wisata tersebut merupakan agenda rutin Pengprov Perbakin Sumbar. Selain membantu masyarakat, juga bersilaturahmi dan meningkatkan pariwisata di Sumbar. Perburuan dilakukan pada malam hari. Kita mencegah hama babi hutan, kita melaksanakannya sudah memperoleh izin kepada daerah setempat. Nanti juga ada hadiahnya motor trail ,” ungkap Novalinda. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional