Menu

Saat Tertibkan Warga di Masa PPKM Darurat, Menkominfo Minta Aparat Gunakan Pendekatan Humanis

  Dibaca : 87 kali
Saat Tertibkan Warga di Masa PPKM Darurat, Menkominfo Minta Aparat Gunakan Pendekatan Humanis
PENYEKATAN—Terlihat beberapa orang tim gabungan sedang menjaga batas penyekatan masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

JAKARTA, METRO–Pemerintah telah memper­panjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masya­rakat (PPKM) Darurat. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate menjelaskan, perpanjangan masa PPKM Darurat akan dibarengi dengan pemberian insentif kepada masyarakat dalam bentuk ban­tuan sosial.

“Pemerintah selalu utama­kan kesehatan masyarakat. PPKM harus kami perpanjang dan akan ada intensif fiskal kepada masyarakat yang ter­dampak secara langsung me­lalui perlindungan sosial atau bantuan sosial. Ibu Mensos (sudah siapkan semuanya (bansos),” ujar Johnny.

Dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah, Joh­ny menilai selalu ada persoalan dalam implementasi kebijakan di lapangan.  Aparat diinstruk­sikan untuk mendisiplinkan masyarakat agar selalu men­jaga protokol kesehatan dan membatasi kegiatan selama PPKM Darurat. Namun, dalam menertibkan masyarakat, John­ny juga meminta agar apa­rat menjaga keramahan agar tidak terjadi kegaduhan di tengah masyarakat.

“Masyarakat dan aparat sama-sama tertib. Aparat tetap menjaga keramahan kepada masyarakat. Kita butuh sua­sana batin yang kuat, bukan saling menyalahkan. Kita harus bangun soliditas kita sebagai bangsa. Kita perlu bertemu di satu titik yang membangun solidaritas yang kuat untuk menghadapi bahaya Covid-19,” tegas Johnny.

Menurut Johnny, penularan Covid-19 sejauh ini disebabkan karena masyarakat belum disiplin menjalankan protokol kesehatan. Di satu sisi, Johnny juga mengakui pemerintah juga memiliki kekurangan dalam penanganan Covid-19.

Oleh karenanya, peme­rintah membutuhkan banyak saran dan rekomendasi dari seluruh pihak agar kebijakan yang dijalankan dapat efektif. Dia juga mengimbau agar ke­lom­pok-kelompok tertentu ti­dak menyebarkan diksi yang mem­bingungkan masyarakat.

“Jangan sampai terjebak dalam diksi yang mem­bingung­kan masyarakat. Kalau kita menebar ketakutan efeknya kita akan melemahkan se­mangat kita. Pemerintah pasti mendengar pendapat, koreksi, saran. Tapi sebaiknya tidak hanya kritik yang disampaikan tapi juga saran dan reko­men­dasi perbaikan,” seru John­ny.(chi/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional