Menu

Rumpun Bambu Tumbang, Mobnas Bupati Terjebak Macet di Jalinsum

  Dibaca : 640 kali
Rumpun Bambu Tumbang, Mobnas Bupati Terjebak Macet di Jalinsum
PEMBERSIHAN— Jajaran anggota Polres Sijunjung bersama BPBD membersihkan material pohon tumbang di Jalinsum. Bupati Yuswir Arifin yang ikut terjebak macet, turun langsung dan meninjau lokasi kejadian.

SIJUNJUNG, METRO – Kejadian macet yang cukup panjang terjadi di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) di Jorong Koto Sinyamu, Nagari Sinyamu, Kecamatan Tanjung Gadang tepatnya pada kilometer 127 dari arah Kota Padang. Kemacetan tersebut disebabkan rubuhnya rumpun pohon bambu ke jalan. Sehingga menutupi seluruh badan jalan dan menimbulkan antrean kendaraan yang panjang kurang lebih selama dua jam.

Pada peristiwa tersebut kendaraan dinas Bupati Sijunjung dengan nomor BA 1 K ikut terjebak macet dalam antrean panjang itu akibat tumbangnya rumpun bambu di Jalinsum Minggu pagi (8/12) sekira pukul 08.00 WIB.

Kejadian itu disebabkan tingginya curah hujan khususnya di Kabupaten Sijunjung semenjak beberapa hari terakhir. Meskipun tidak ada korban jiwa pada kejadian itu, namun jalur utama kendaraan menuju Padang-Kiliran Jao atau sebaliknya sempat terganggu selama kurang lebih dua jam.

Jajaran anggota Polres Sijunjung yang mendapat laporan tersebut langsung turun ke lokasi kejadian serta melakukan koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung untuk membersihkan pohon tumbang yang menutupi badan jalan.

“Sempat terjadi macet total akibat rumpun bambu tersebut menutupi seluruh badan jalan. Kita langsung koordinasi dengan BPBD untuk membersihkan jalan. Kemudian jajaran anggota dari satuan lalu lintas turun ke lokasi untuk mengatur dan mengurai kemacetan,” ujar Kabag Ops Polres Sijunjung Kompol R. Sihombing melalui Kasubag Humas Iptu Nasrul Nurdin.

Kendaraan dinas Bupati Sijunjung yang hendak menuju Kamang Baru untuk membuka acara trabas ikut terjebak macet. Bupati langsung turun dan meninjau lokasi kejadian. Setelah tim dari BPBD sampai dilokasi dan membersihkan material pohon bambu yang tumbang, baru jalan bisa dilewati kendaraan dengan sistem buka tutup.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar berhati-hati saat melintasi daerah yang rawan terjadinya bencana. Mengingat kondisi cuaca tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Kita imbau agar berhati-hati saat melintasi Jalinsum, kondisi cuaca saat ini sangat rawan terjadinya pohon tumbang, jalan amblas dan tanah longsor. Utamakan keselamatan dalam berkendara,” ujar Nasrul. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional