Close

Rumah Penimbun Miras Ilegal Digerebek

Penggerebekan penimbun minuman keras di Anak Air Bukittinggi pada Sabtu malam.
Polisi menggerebek rumah yang diduga digunakan untuk menimbun minuman keras ilegal, Sabtu (26/12) malam di Bukittinggi. 48 miras berbagai merek diamankan.

BUKITTINGGI, METRO–Untuk mengantisipasi terjadinya pesta minuman keras (miras) pada malam pergantian tahun, Tim Yustisi Kota Bukittinggi merazia lokasi-lokasi yang disinyalir menjual miras ilegal. Sabtu (26/12) malam, satu rumah tempat penyimpanan miras berhasil digerebek.

Sebanyak 48 botol miras berbagai merek dan ukuran ditemukan di salah satu rumah di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Simpang Anakaia, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS). Pantauan POSMETRO, operasi Yustisi dengan melibatkan Polres, Satpol PP, Kesbangpol, TNI dan Subden Pom, dimulai sekitar pukul 23.30 WIB. Ada 60 petugas diturunkan untuk memeriksa rumah yang diduga menyimpan miras.

Kedatangan petugas berpakaian dinas pada malam itu, cukup menarik perhatian warga. Ketika didatangi petugas, pemilik rumah, Beny menunjukkan sejumlah kardus berisi miras.

”Setelah menggeledah semua isi rumah, petugas hanya menemukan enam kardus miras berbagai merek. Ada sekitar 48 botor yang disita dari rumah tersebut,” ungkap Kabag Ops Polres Bukittinggi Kompol Dasverry Abdi.

Menurut dia, terungkapnya pemasok minuman keras di Bukittinggi, berkat kejelian dari petugas yang memancing membeli miras pada si pemilik. Ternyata, setelah dipancing dengan membeli dua botol miras, pemilik malah menantang bisa menyediakan lebih dari dua botol.

”Dari informasi itu, akhirnya tim menggeledah rumah pemilik dan ditemukan miras berbagai merek. Saat ini, aparat tengah gencar merazia peredaran minuman keras jelang perayaan Tahun Baru 2016. Miras yang diincar adalah yang mengandung alkohol di atas 15 persen,” jelas Kompol Dasverry.

Sementara itu, usai menggerebek penimbun miras, pada Minggu (27/12) dini hari, tim langsung melakukan razia Cipta Kondisi (Cipkon) bersama Badan Nasional Kota (BNK) Bukittinggi. Razia dilakukan di Jalan Soekarno Hatta, serta daerah Garegeh.

”Semua kendaraan yang lewat, terutama kendaraan pribadi dan sepeda motor diperiksa. Razia Cipkon lebih difokuskan pada mobil pribadi, termasuk mobil box serta sepeda motor untuk diperiksa kelengkapannya,” kata Kabag Ops Kompol Dasverry Abdi.

Jelang pergantian tahun, Polres dan seluruh Polsek di wilayah Kota Bukittinggi melakukan razia rutin, pada siang maupun malam hari. ”Pada razia Minggu dinihari, tidak ditemukan adanya kejahatan atau pemilik kendaraan yang menyimpan narkoba. Kita hanya melakukan tilang terhadap kendaraan,” pungkas Dasverry. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top