Menu

Rumah Korban Kebakaran Dibangun, Wabup: Ini Patut Dicontoh

  Dibaca : 115 kali
Rumah Korban Kebakaran Dibangun, Wabup: Ini Patut Dicontoh
BANTUAN—Wabup Solsel H Abdul Rahman memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Nagari Abai. Saat penyerahahan Wabup didampingi Camat SBH dan Walinagari Abai, Jamalus.

SOLSEL, METRO – Warga di Jorong Pasar Baru Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari Kabupaten Solok Selatan (Solsel) bahu membahu untuk membangun kembali rumah salah satu warganya yang habis akibat terbakar, Senin (2/9) lalu. Kebakaran itu menghanguskan rumah Umi Ramadani (26), dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 500 Juta. Namun demikian, rumah yang tadinya habis terbakar, dibangun kembali oleh warga setempat secara bergotong royong.

“Ini sesuatu yang luar biasa dan patut dicontoh oleh nagari-nagari lain, dimana masyarakat masih bisa menjaga kearifan lokalnya berupa budaya gotong royong untuk membantu warga lain yang sedang ditimpa musibah,” ujar Wakil Bupati Solsel H Abdul Rahman.

Dia mengatakan, budaya gotong royong yang ada ini patut di apresiasi, dimana rasa senasib sepenanggungan yang masih dimiliki oleh masyarakat Abai ini, menunjukkan bahwa di daerah itu masih kental rasa kebersamaan. Kondisi itu, ditemui pada Selasa (10/9) lalu, ketika Wabup Solsel bersama Plt Kalaksa BPBD Solsel, dan rombongan saat menyambangi sekaligus memberikan bantuan kepada korban kebakaran itu. Ikut serta dalam penyerahan bantuan tersebut, Anggota DPRD Solsel Mesi Iswanto, Camat Sangir Batang Hari Gurhanadi, Wali Nagari Abai, dan tokoh masyarakat beserta warga.

Dipijak lain, Wali Nagari Abai Jamalus Inyiak Rajo Tuo, menyebutkan, bahwa di masyarakat nagari Abai khususnya, sampai saat ini masih membudayakan kehidupan bergotong royong dan senasib sepenanggungan tersebut “Di Abai ini ada istilah ‘badusun, dan banagari’,dimana ketika salah seorang mengalami kesusahan, maka itu menjadi kesusahan bersama,” jelasnya.

Menurutnya, tanpa diperintah sekalipun, masyarakat akan memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, setidaknya bantuan tenaga.

“Ada yang membantu dengan tenaganya, uang, beras, dan jenis-jenis bantuan lainnya, sesuai dengan kemampuan masing-masing,” terangnya

Pada kesempatan itu, Jamalus juga menyampaikan permohonannya kepada pihak terkait agar dapat mengupayakan pengadaan mobil pemadam kebakaran untuk setiap kecamatannya.

“Seperti daerah kami ini, jauh dari posko pemadam kebakaran, alangkah eloknya di setiap kecamatan ada posko pemadam kebakaran,”harapnya.

Sementara itu, keluarga korban kebakaran, Syahrial mengatakan bahwa sampai saat ini, pihak korban belum ada mengeluarkan biaya untuk biaya pembangunan kembali rumah mereka yang terbakar. “Proses pembangunan yang sedang berjalan, semuanya ditanggung oleh masyarakat nagari ini,” ujarnya. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional