Menu

Rumah Kayu Tua Terbakar

  Dibaca : 1290 kali
Rumah Kayu Tua Terbakar
PENEMPELAN—Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sipora Jaya, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai lakukan penempelan pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Kepala Daerah.
Foto Kebakaran By Pass 3

Petugas melakukan pendinginan, pascapemadaman kebakaran di MKS, Kota Bukittinggi, Minggu (04/10/2015).

BUKITTINGGI, METRO–Ketika pagi baru saja menjelang, Minggu (4/10) pukul 07.15 WIB, masyarakat Jalan Bypass, Kelurahan Campago Ipuh, Kecamatan MKS (Mandiangin Koto Salayan), Kota Bukittinggi digemparkan dengan terbakarnya sebuah rumah kayu berusia puluhan tahun. Dalam kejadian yang diduga akibat korsleting arus pendek listrik itu, Yurnima (50)— pemilik rumah sedang berada di luar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Pantauan POSMETRO di lapangan, lokasi kebakaran yang berada dekat dengan jalan raya, sehingga pemadaman bisa dengan cepat dilakukan. Lokasi kebakaran yang berdekatan dengan beberapa bangunan terbuat dari kayu di pinggir Jalan Bypass, tidak sampai menyebar dan kebakaran hebat bisa dihindari. Sebab, petugas pemadam kebakaran dari Bukittinggi dan Agam dengan cepat melakukan pemadaman serta pendinginan pada bangunan yang belum terbakar.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Yurnima (50) kalau pada kejadian dia bersama suaminya sedang tidak di rumah. Ketika suaminya, Mursal St Mantari (53) sudah berangkat kerja di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bukittinggi, Yurnima juga sedang berada di luar rumah berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya.

Belum sampai lima menit berada di seberang jalan rumahnya, tiba-tiba dia melihat asap tebal mengepul dari rumahnya disertai dengan keluarnya api. Api dengan cepat menjilati setiap bagian bangunan dari rumah kayu tersebut. Yurnima tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan barangnya yang ada di dalam rumah dan dia hanya bisa menatap sedih rumah yang sudah ditempatinya selama 15 tahun itu ludes diamuk si gulambai.

Masyarakat sekitar yang buncah ke lokasi kebakaran hanya menyelamatkan semua yang ada di luar rumah, seperti sepeda motor milik korban yang sedang berada di halaman dan dua ekor anjing di dalam kandang berada di samping rumah korban.

Beberapa armada pemadam kebakaran dari Bukittinggi dan Agam yang datang ke lokasi tidak bisa berbuat banyak, sebab seluruh bangunan sudah rata dengan tanah dan petugas pemadam kebakaran hanya bisa melakukan menyiram bara di puing kebarakan serta pendinginan. Bangunan yang seluruhnya dari kayu mempercepat api menjalari seluruh bangunan yang berukuran 6 x 9 meter itu.

Menurut Yurmina, sebelum kejadian tidak ada yang memasak di dalam rumah. Namun, semua peralatan elektronik di dalam rumah hidup semua dengan stop kontak dari satu titik. Kuat dugaan kabel itu panas dan meleleh yang langsung menjilat dinding terbuat dari kayu itu. Sesuai data dari keterangan korban, karena banyaknya barang berharga yang terbakar, seperti lemari dua buah, satu televisi, kursi ukir ditambah beberapa perabotan lainnya termasuk bangunan, kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Unit Idenitifikasi Polres Bukittinggi serta jajaran Polsek Bukittinggi, setelah api padam langsung melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab datangnya api dalam kebakaran besar itu.

Kapolsek Bukittinggi, Kompol I Gusti Made Reje yang ditemui menjelaskan, kalau pihaknya masih terus menyelidiki penyebab pasti datangnya api, walaupun ada dugaan akibat korsleting arus pendek listrik. “Kita masih melakukan penyelidikan,” paparnya. (wan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional