Menu

Rumah Dekat dari Sekolah, Anak tak Lulus PPDB, Warga Kalumbuak Ngadu ke DPRD

  Dibaca : 253 kali
Rumah Dekat dari Sekolah, Anak tak Lulus PPDB, Warga Kalumbuak Ngadu ke DPRD
PERJUANGKAN NASIB ANAK— Sejumlah wali murid atau warga Kalumbuak, Kecamatan Kuranji, mendatangi gedung DPRD Padang mengeluhkan sistem PPDB zonasi. Meski jarak rumah dan sekolah dekat, namun anak mereka tak lulus di SMP 18.

SAWAHAN, METRO–Puluhan warga Kalumbuak, Keca­ma­tan Kuranji, mendatangi gedung DPRD. Para warga ini adalah wali murid yang anaknya tidak lulus dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Tahun Ajaran 2021.

Salah seorang wali murid, Desi­wati (50), mengaku ia tinggal di Ka­lum­buak. Secara letak wilayah tem­pat tinggal, anaknya mendaftar di SMP 18. Namun, anaknya tidak lulus di sekolah negeri tersebut. Padahal, jarak tempat ting­gal ke SMP 18 sekitar 1 kilometer.

“Kami kecewa anak-anak kami tidak lulus di SMP negeri saat sistem PPDB ini. Jarak rumah de­ngan sekolah tidak jauh,” kata Desiwati, Senin (5/7).

Ia mengatakan, ada beberapa anak-anak di Kecamatan Kototangah malah lulus SMP 18. “SMP 18 Padang ini berada di Kuranji, masak kami orang pribumi Kalumbuak tidak bisa masuk sekolah ini, sementara orang luar  bisa masuk,” tukasnya di hada­pan anggota dewan.

Ia berharap anaknya lulus di SMP 18 Padang, sebab memiliki nilai yang tinggi.

Desiwati juga menge­luh­kan dengan adanya jalur afirmasi, se­men­tara orang tua murid yang ku­rang mampu tidak terdaf­tar pada Data Ter­padu Kesejahteraan (DTKS) Din­sos Padang.

“Kami juga keluarga tidak mampu, tapi tidak masuk DTKS, bagaimana mau iku jalur afirmasi,” paparnya.

Orang tua murid lain­nya, Leni,  mengaku anak­nya terpaksa mausk ke SMP swasta, yakni SMP Perti. Padahal jarak SMP Perti lebih jauh dari tempat tinggal yaitu sekitar 1,5 kilometer. Sementara titik koordinat ke SMP 18 Pa­dang hanya 1 kilometer.

“Kalau bisa anak ini masuk ke SMP 18 Padang, sekolah negeri, karena le­bih dekat dan anak bisa ja­lan, tanpa harus menge­luar­kan biaya ongkos,” ucapnya.

Ia berharap DPRD Pa­dang mencarikan solusi agar anak-anak Kalumbuk bisa masuk sekolah negeri.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang, Syaf­rial Kani mengatakan pi­hak­nya akan koordinasi de­ngan Dinas Pendidikan terkait masalah itu. Dan, siap mencarikan jalan ke­luar­nya. Agar anak warga Ka­lumbuak bisa sekolah se­suai domisili dan wali mu­rid lega.

Selain itu, DPRD ber­sama Pemko berencana membuat SMP Filial dan lokasinya tentu daerah yang SMP sedikit pada 1 kecamatan.

“Untuk mencerdaskan anak didik, kita siap dan ini perlu kerjasama semua pihak,” lugasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional