Menu

Ruas Jalan Nyaris Terban di Batang Kapas, Ratusan KK Terancam Terisolasi

  Dibaca : 107 kali
Ruas Jalan Nyaris Terban di Batang Kapas, Ratusan KK Terancam Terisolasi
TERANCAM— Akses ruas jalan di wilayah Kecamatan Batang Kapas, Pessel terban sepertiga dari lebar jalan, sehingga mengancam ratusan kepala keluarga warga di dua nagari kecamaan terancam terisolasi.

PESSEL, METRO
Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mengakibatkan aliran sungai di Kampung Jambak, Kanagarian IV Koto Hilir, Kecamatan Batang Kapas meluap. Kondisi tersebut nyaris membuat badan jalan menjadi terban, tepatnya di dekat gapura pandam kuburan kaum Sukuk Jambak, Mangkuto Kayo Kecamatan Batang Kapas. Bahkan, badan jalan tersebut telah terban sepertiga dari lebara jalan.

“Badan jalan yang terban ini, adalah akses penghubung masyarakat Kanagarian IV Koto Hilir dan IV Koto Mudiek, Kecamatan Batangkapas. Jika jalan ini putus maka ratusan KK akan terisolasi,” sebut Tasri salah seorang warga Batang Kapas, Jumat (2/10).

Terkait kondisi sepet itu, ia mewakili masyarakat setempat, sangat berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait menangani kerusakan jalan kabupaten itu secepatnya diperbaiki. Sebab, jika dibiarkan berlama-lama maka dikhawatirkan jalan tersebut akan putus total. Karena terus tergerus apabila meluapnya sungai di sisi jalan tersebut.

“Jika kondisi ini tidak segera ditangani dengan serius, maka masyarakat di sini akan mendapat kesulitan untuk beraktivitas ekonomi dan kepentingan rutinitas harian. Sebab, jalan ini adalah satu-satunya akses penghubung masyarakat keluar daerah,” jelas Tasri.

Sementara itu, Wali Nagari IV Koto Hilie Satria Darma Putra terkait myaris terbannya jalan yang berada di wilayahnya sudah menyurati Pjs Bupati Pesisir Selatan Mardi dan SKPD terkait Dinas PUPR serta telah berkomunikasi langsung dengan dinas terkait.

Terpisah Camat Batang Kapas, Wendra Rovikto mengatakan, terkait kondisi jalan itu pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Pjs Bupati Mardi dan Dinas PUPR Pessel. Dengan tujuan agar segera dicarikan solusi dan berharap segera dilakukan perbaikan.“Kita berharap kondisi ini secepatnya ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Kami dari pihak nagari dan kecamatan sudah melaporkan kondisi ini secara tertulis kepada pimpinan,” tutup Wendra. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional