Menu

RSUD Rasidin Terisi Penuh Pasien Covid-19

  Dibaca : 115 kali
RSUD Rasidin Terisi Penuh Pasien Covid-19
Feri Mulyani, Kepala Dinas Kesehatan Padang,

AIAPACAH, METRO
Kepala Dinas Kesehatan Padang, Feri Mulyani mengatakan, bahwa RSUD Rasidin memiliki 70 ruangan yang terisi penuh kasus positif Covid-19. Menurutnya, meskipun ruangan RSUD Padang terisi penuh setiap harinya, belum ada warga yang terlantar. Sebab penambahan kasus positif Covid-19 sebanding dengan kasus yang sembuh.

“Kapasitas rumah sakit kita memang mau penuh, di RSUD Rasidin Padang tersedia 70 ruangan dan semuanya terisi,” ujar Ferimulyani, Kamis (17/9).

Ferimulyani menambahkan, 90 persen kasus positif Covid-19 di Padang juga jalani isolasi mandiri dan karantina di Balai BPSDM. “Alhamdulillah, sampai sekarang belum ada masyarakat kita yang positif Covid-19 yang terlantar karena penuhnya ruangan,” sebutnya.

Ia menjelaskan, bahwa Pemko Padang menyiapkan tempat isolasi di Pasia Nan Tigo, Kecamatan Kototangah. Tempat isolasi yang disiapkan tersebut yakni perumahan nelayan.

“Pasien Covid-19, orang tanpa gejala yang tidak bisa menjalani isolasi mandiri di rumah sendiri. Jika ada masyarakat yang positif Covid-19 namun tidak bisa isolasi mandiri, maka kita mereka bisa menggunakan fasilitas ini,” tukasnya.

Feri Mulyani menambahkan, rumah nelayan di Pasia Nan Tigo memiliki 84 unit. Masing-masing unitnya ada dua kamar. Kemudian, setiap kamar ada memiliki dua kasur, jadi kapasitasnya sekitar 332 orang.

Ia mengungkapkan, dengan adanya rumah nelayan ini, kasus positif Covid-19 di Padang tidak terabaikan.”Kita berharap mudah-mudahan kasus positif tidak lagi melonjak, namun terjadi penurunan,” harapnya.

Tracking Masif
Tingginya kasus positif Covid-19 di Kota Padang terang Ferimulyani, disebabkan karena tracking secara masif yang dilakukan petugas di lapangan. “Tracking masif yang kita lakukan di kalangan Polri, sehingga kasusnya banyak yang ketemu,” tuturnya.

Selain klaster kalangan Polri, juga hasil tracking dari klaster Bank Nagari. “Klaster Bank Nagari sudah sempat terputus, namun positif lagi,” ucap Feri Mulyani.

Feri Mulyani menyebutkan, tracking yang dilakukan ini untuk mendeteksi penyebaran Covid-19. Karena itu, tracking ini terus digencarkan. Ia mengimbau kepada masyarakat agar disiplin dalam menerapkan 3 M. Yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Sementara itu, berdasarkan data di website dinkes.padang.go.id terdapat penambahan 44 kasus baru di Kota Padang pada Jumat (18/9). Sehingga total ada 1.952 kasus positif Covid-19 di ibukota Sumbar tersebut. Kemudian, ada tambahan 45 kasus sembuh, sehingga total ada 1.258 orang yang sudah sehat. Selanjutnya, ada tambahan 1 kasus meninggal dunia dan totalnya menjadi 48 orang.

Tambahan 44 kasus baru kemarin yaitu dari Kelurahan Jati Baru (1), Sawahan (2), Kubu Marapalam (1), Simpang Haru (1), Ganting Parak Gadang (1), Gunung Pangilun (1), Alai Parak Kopi (2), Ulak Karang Utara (2), Lubuk Buaya (1), Pasia Nan Tigo (1), Parupuk Tabing (2), Padang Sarai (1), Lubuk Lintah (1), Korong Gadang (2), Kalumbuk (2), dan Gunung Sarik (2).

Kemudian, Pagambiran (2), Banuaran (1), Kampung Baru (1), Parak Laweh (1), Kampung Jua (1), Indarung (1), Rimbo Kaluang (1), Kampung Jao (1), Berok Nipah (1), Kampung Pondok (4), Koto Luar (1), Piai Tangah (1), Limau Manis (1), Mata Air (1), Surau Gadang (1), dan Kampung Olo (2).

Sedangkan tambahan 45 kasus sembuh yaitu, Andalas (3), Jati (3), Kubu Marapalam (1), Simpang Haru (2), Gunung Pangilun (1), Alai Parak Kopi (2), Air Tawar Barat (1), Lubuk Buaya (4), Pasia Nan Tigo (1), Balai Gadang (1), Bungo Pasang (1), Lubuk Minturun (1), Padang Sarai (1), Kuranji (1), Anduring (2), Ampang (1), dan Korong Gadang (1).

Berikutnya, Gunung Sarik (1), Pasar Ambacang (3), Sungai Sapih (2), Cengkeh (1), Indarung (2), Padang Besi (1), Berok Nipah (1), Olo (1), Limau Manis Selatan (1), Cupak Tangah (1), Mata Air (1), Surau Gadang (1), Tabing Banda Gadang (2). Kemudian tambahan satu orang meninggal dunia berdomisili di Limau Manis.

Selanjutnya, terdapat delapan kelurahan yang sudah bebas dari Covid-19 karena pasiennya ada yang sembuh atau meninggal dunia. Yaitu, Air Tawar Timur, Koto Pulai, Batu Gadang, Ujung Gurun, Binuang, Teluk Bayur, Bungus Barat dan Bungus Timur. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional