Close

RSUD Rasidin sudah Nol Pasien Covid-19, Tingkat Kesembuhan 96,9 Persen, Puluhan Dokter dan Perawat Dialihkan ke Unit Lain

Direktur RSUD Rasidin Padang, Herlin Sridiani mengatakan hingga Rabu (13/10), pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Rasidin Padang sudah tidak ada lagi alias nol.

AIA PACAH, METRO–Penanganan kasus Co­vid-19 terus menunjukkan tren positif di Kota Padang dalam beberapa pekan terakhir. RSUD Rasidin sebagai rumah sakit ruju­kan virus corona tersebut sudah tidak merawat pa­sien.

Direktur RSUD Rasidin Padang, Herlin Sridiani mengatakan hingga Rabu (13/10), pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Ra­sidin Padang sudah tidak ada lagi alias nol. Semua dokter dan perawat yang pernah dipekerjakan sebe­lum­nya kini dialihkan untuk melayani rawatan lain.

“Sekarang sudah tak ada lagi pasien Covid-19 di RSUD. Jadi semua dokter dan perawat yang sebe­lumnya kita kontrak untuk merawat pasien Covid-19, sekarang menangani la­yanan atau di unit lain di RSUD ini,” kata Herlin di Media Center Balaikota Padang, kemarin.

Herlin Sridiani Direktur RSUD
Rasidin Padang.

Ia menjelaskan, pada saat kasus virus corona menjadi-jadi, RSUD merek­rut  tenaga dokter tamba­han sebanyak 20 orang, perawat 35 orang serta tenaga pembantu lainnya. Semuanya kini tak ada lagi menangani pasien Covid-19, karena pasiennya me­mang sudah tidak ada.

Dijelaskan, semua dok­ter dan perawat yang ber­status pegawai kontrak di BLUD RSUD Rasyidin itu dipekerjakan untuk laya­nan lain. Seperti suntik vaksin, layanan medical cek up dan lainnya. “Jadi tim medis seperti dokter, dan perawat tak ada yang kita berhentikan. Semua­nya tetap dipekerjakan,” kata Herlin.

Sementara itu, jumlah pasien Covid-19 yang telah dirawat di RSUD sejak April 2020 sampai 12 September 2021 tercatat sebanyak 1.522 orang.

Dari jumlah tersebut, yang sembuh adalah seba­nyak 1.474 orang atau 96,6 persen. Sebanyak 10 orang dirujuk  dan 25 orang pu­lang atas permintaan sen­diri karena mau melan­jutkan isolasi mandiri diru­mah. Sementara itu korban meninggal dunia sebanyak 13 orang.

Di sisi lain, selain tren angka kasus Covid yang terus menurun, Pemko Pa­dang saat ini juga meng­gen­carkan pencapaian vak­­sinasi. Capaian sasa­ran vak­sinasi di Padang telah mendekati angka 45%. Ang­ka tersebut dipe­roleh sete­lah dilakukannya vaksinasi massal di selu­ruh kelurahan di daerah tersebut.

“Hingga Selasa (12/10) sore, capaian vaksinasi di angka 44,26%,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani.

Ia menuturkan bahwa pihaknya telah menarget­kan 10.000 warga tervaksin dalam sehari. Hal ini ber­tujuan agar terbentuk herd immunity di tengah ma­syarakat.

“Kita menargetkan 10.000 ribu sehari. Pada Senin (11/10), masih 8.000 warga yang divaksin,” se­butnya.

Pun begitu Kadiskes optimis sasaran vaksinasi mencapai angka 50% pada akhir Oktober nanti. Ter­lebih dalam kurun waktu lima hari ini dilaksanakan vaksinasi massal di Kota Padang.

Lebih jauh disebut­kan­nya, vaksinasi massal me­rupakan langkah yang dila­kukan Pemko Padang agar Kota Padang turun ke level 3 PPKM. Kadiskes berha­rap partisipasi aktif warga untuk mendatangi sentra vaksinasi. Seperti di kelu­rahan maupun difa­silitas kesehatan.

“Mari kita datangi sen­tra vaksin untuk melin­dungi diri dari Covid-19,” ajaknya. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top