Menu

RSUD Lubuk Sika­ping, Kabupaten Pasaman, Tambah Ruangan Inap Isolasi

  Dibaca : 38 kali
RSUD Lubuk Sika­ping, Kabupaten Pasaman, Tambah Ruangan Inap Isolasi
dr. Yong Marzuhaili

PASAMAN, METRO–Rumah Sakit Umum Da­erah (RSUD) Lubuk Sika­ping, Kabupaten Pasaman saat ini telah menambah ruang inap isolasi khusus pasien positif COVID-19 menjadi 46 tempat tidur.

“RSUD Lubuk Sikaping menambah ruang inap iso­lasi pasien positif COVID-19 jadi 46 tempat tidur, sebelumnya ruang isolasi hanya 23 tempat tidur,” kata Direktur RSUD Lubuk Sikaping Yong Marzuhaili.

Penambahan ruang i­so­lasi dikarenakan me­ningkatnya kasus terkon­firmasi COVID-19 di Pasa­man serta ada keterba­tasan ruang isolasi pada RSUD.

Ia menjelaskan pelaya­nan rawat inap VIP atau Paviliun di RSUD Lubuk Sikaping akan dijadikan rawat paru dan neuro.

Sedangkan ruangan pa­ru serta neuro akan dijadikan ruang isolasi CO­VID-19.

Adapun 46 tempat tidur untuk pasien positif CO­VID-19 itu yakni ruang isolasi COVID-19 yang la­ma sebanyak 16 tempat tidur, rawat inap neurologi sebanyak 13 tempat tidur dan ruang inap paru men­capai 17 tempat tidur. “Ru­ang isolasi COVID-19 itu juga merupakan ruang isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator,” katanya.

Selain itu, sebelumnya pihak RSUD Lubuk Sikaping menjamin ketersedian ok­si­gen medis di masa pa­n­demi.  Semakin me­ning­katnya kasus Covid 19, beberapa minggu terakhir, membuat permintaan ok­sigen di beberapa rumah sakit mulai melonjak dan mengakibatkan kelang­kaan di beberapa daerah. Namun, RSUD Lubuk Sika­ping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, memas­tikan ketersedian oksigen mencukupi. Direktur RSUD Lubuk Sikaping dr Young Marzuhaili mengatakan, pasokan oksigen dari pihak ketiga atau distributor yang bekerja sama dengan ru­mah sakit daerah milik Pemkab Pasaman tidak ada kendala.

“Pihak ketiga sampai saat ini masih menyang­gupi pengadaan dan me­me­nuhi kebutuhan oksigen medis RSUD Lubuk Sika­ping dengan pemakaian rumah sakit rata rata lebih kurang 23 tabung oksigen per malam,” kata Direktur RSUD Lubuk Sikaping. Bah­kan, ujar dr Young Marzu­haili, distributor me­nyang­gupi tetap memenuhi kebu­tuhan rumah sakit jika ter­jadi lonjakan permintaan oksigen untuk menangani pasian. “Untuk harga ma­sih tetap sama tidak ada kenaikan. Kami harapkan tetap dipertahankan,” ujar dr Young Marzuhaili. (mir)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional