Menu

RSUD Berpotensi Terbaik dalam Provinsi Sumbar, Memiliki SDM yang Lengkap, 25 Dokter Spesialis

  Dibaca : 180 kali
RSUD Berpotensi Terbaik dalam Provinsi Sumbar, Memiliki SDM yang Lengkap, 25 Dokter Spesialis
Wabup Suhatri Bur, Direktur RSUD Padangpariaman Lismawati Rasyid dan kapolres serta dandim saat akan meletakkan batu pertama gedung NICU RSUD Padangpariaman.

Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Padangpariaman di Korong Kampung Bonai, Kenagarian Paritmalintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman sangat berpotensi sebagai RSUD terbaik dalam Propinsi  Sumatera Barat ke depannya.

“RSUD Padangpariaman berpotensi menjadi RSUD terbaik di Sumatera barat karena memiliki sumberdaya yang lengkap seperti dokter spesialis yang mencapai 25 orang,” kata Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Pelayanan kedaruratan (NICU).

Apalagi katanya, lokasi yang strategis di tepi jalan raya Nasional Padang-Bukittinggi dan sarana dan prasarana yang meningkat setiap tahunnya. Untuk itu perlu dukungan semua pihak agar RSUD Padangpariaman ini terus berkembanmg sesuai cita-cita semua lampisan masyarakat daerah ini.

Sementara itu Direktur RSUD Padangpariaman Lismawati  Rasyid mengatakan bahwasanya RSUD Padangpariaman hingga klini terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada semua masyarakat.

“Sekarang kita telah ditetapkan sebagai BLUD yang bisa mengelola RSUD dengan mandiri dan nantinya kita terus berupaya untuk meraup dana Kementerian Kesehatan supaya bisa di alokasikan untuk RSUD Padangpariaman,” ungkapnya.

Selanjutnya Direktur RSUD mengatakan bahwasanya RSUD dapat Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan gedung Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan HCU pada Rumah Sakit Umum Daerah Padangpariaman telah dimulai hari ini.

“Pembangunan gedung tersebut merupakan kebutuhan dalam upaya Pemerintah Daerah memberikan layanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat, bahwa nilai proyek sebesar Rp13 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Pekerjaan dilaksanakan selama lima bulan atau bulan Desember 2020 berakhir kontrak,” ujarnya.

Kemudian gedung NICU, PICU dan HCU merupakan kegiatan prioritas daerah. “Ini bukti komitmen Bapak Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni dan Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur dalam melayani 450 ribu lebih warga mendapatkan layanan kesehatan dari RSUD Padangpariaman,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, NICU adalah unit perawatan intensif untuk bayi baru lahir yang memerlukan perawatan khusus misalnya berat badan lahir rendah, fungsi pernafasan kurang sempurna, prematur, mengalami kesulitan dalam persalinan atau menunjukkan tanda tanda mengkhawatirkan dalam beberapa hari pertama kehidupan.

“Kondisi lain yang menyebabkan bayi harus dirawat di ruangan NICU adalah bayi mengalami hiperbilirubin (penguningan kulit) atau bayi mengalami infeksi baik yang berasal dari ibu selama persalinan maupun ditularkan oleh keluarga / orang sakit yang mengunjungi bayi,” ujarnya.

Dikatakan, ruangan NICU RSUD Padangpariaman nanti dilengkapi dengan dokter dan staf medis berupa dokter spesialis anak yang memiliki keahlian menangani bayi baru lahir, perawat khusus yang bertugas mendampingi dan memantau kondisi bayi serta staf tambahan yaitu fisioterapis. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional