Menu

RSAM Kewalahan Menerima Pasien Covid-19

  Dibaca : 418 kali
RSAM Kewalahan Menerima Pasien Covid-19
Ilustrasi

BUKITTINGGI, METRO
Sebagai salah satu tempat rujukan penanganan Covid-19 di Sumbar, Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi mulai kewalahan menerima pasien terkonfirmasi. Periode Agustus 2020 ini, hampir setiap hari rumah sakit itu menerima pasien Covid-19 yang dirujuk dari berbagai daerah. Humas RSAM Bukittinggi, Murshalman Chaniago mengaku, jika pihaknya mulai kewalahan menangani pasien Covid-19 yang tidak henti-hentinya. Hal ini tentu saja menjadi penderitaan tersendiri bagi tenaga medis yang ada.

Hingga Kamis (27/8) malam sekira pukul 21.00 Wib katanya, tercatat sebanyak 35 pasien positif dan 2 PDP yang menjalani perawatan di ruang isolasi RSAM. Kondisi ini diharapkan menjadi dapat membuat masyarakat kian sadar, memahami dan lebih disiplin lagi dalam mentaati protokol kesehatan yang dianjurkan.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Saat ini terjadi peningkatan yang signifikan dan itu hampir seluruh wilayah. Pasien yang kita rawat saat ini berasal dari Bukittinggi, Tanah Datar, Payakumbuh, Limapuluh Kota, dan Agam menjadi pasien terbanyak,” ujar Murshalman, Jumat (28/8).

Dibeberkan, sejak dibuka ruangan pelayanan pasien Covid-19 pada Maret lalu hingga Kamis kemarin, RSAM telah menangani sebanyak 79 pasien yang terkonfirmasi. Rinciannya, 38 pasien positif berhasil sembuh, 35 orang sedang di rawat, dan 6 orang meninggal.

“Ini edukasi bagi masyarakat, dengan kondisi terjadinya peningkatan pasien di RSAM ini, tolonglah sekiranya masyarakat tidak menyepelakan Covid-19 ini. Jangan menganggap Covid-19 ini tidak ada dan tidak percaya, tolong jangan sampai lengah, tolonglah peduli, apalagi dengan adanya kejadian yang meninggal,” harapnya.

Murshalman sendiri khawatir dengan kurang pedulinya kesadaran masyarakat terhadap Covid-19 ini akan menjadi imbas bagi petugas di rumah sakit. Oleh karena itu ditekankannya, masyarakat dapat memahami untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan Covid-19 yang selalu digaungkan oleh pemerintah dan pihak terkait lainnya.

“Orang sekarang banyak lengah dan tidak percaya. Sehingga tidak memperdulikan lagi protokol kesehatan Covid-19, seperti prilaku hidup bersih dengan rajin mencuci tangan, memakai masker,” sebutnya.  Di samping kewalahan, sejauh ini sebut Murshalman, RSAM masih mencukupi Alat Pelindung Diri (APD). Hanya saja untuk APD N95 di prediksi hanya cukup hingga akhir September nanti.(pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional