Menu

RSAM Bukittinggi Rawat 4 Pasien Positif Corona, Satu Sempat Dipulangkan lalu Dijemput Kembali

  Dibaca : 291 kali
RSAM Bukittinggi Rawat 4 Pasien Positif Corona, Satu Sempat Dipulangkan lalu Dijemput Kembali
MENGUMUMKAN— Wali Kota Bukittinggi M Ramlan Nurmatias mengumumkan tambahan tiga pasien positif COVID-19 di RSAM Bukittinggi sehingga totalnya menjadi empat pasien.

Setelah dilakukan pemeriksaan hasil Laboratorium Litbang Kemenkes RI dan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand, empat pasien yang dirawat Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) dinyatakan positif covid 19. Satu dari empat pasien tersebut sudah sempat dipulangkan dan dilakukan penjemputan untuk menjalani perawatan.

Empat pasien positif corona terdiri dari dua orang merupakan warga Bukittinggi, satu orang dari Kota Padang dan satu orang dari Tanah Datar. Tidak hanya merawat yang positif corona, keluarga maupun kerabat pasien juga dijemput untuk mendapatkan proses isolasi dan pemeriksaan lebih lanjut di RSAM Bukittinggi.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menjelaskan, hasil dari uji labor terhadap pasien yang diisolasi di RSAM, empat orang dinyatakan positif mengidap Covid-19. Tiga pasien saat ini telah berada di RSAM, sedangkan satu lainnya, akan dijemput ke rumahnya malam ini.

“Tiga memang sedang dirawat di RSAM. Sementara satu lainnya, sempat dirawat di RSAM, namun karena kondisinya membaik, dibolehkan untuk pulang. Setelah hasil lab keluar hari ini, ternyata beliau positif dan akan kita jemput malam ini untuk diisolasi,” tegas Wako saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media bersama unsur Forkopimda, Sekda dan SKPD terkait di rumah dinas Wako, Kamis (26/03).

Saat ini, lanjut Wako, pasien yang tengah dirawat di RSAM ada sekitar 12 orang. Yang mana empat pasien hasil labornya telah keluar, sedangkan delapan orang lagi belum keluar. Ia mengimbau kepada warga untuk lebih banyak beraktivitas di dalam rumah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona tersebut. Bahkan, ASN Pemko Bukittinggi juga akan dirumahkan.

“Tapi tidak semua dirumahkan. Eselon II tetap bekerja. Kepala dinas dan sekretaris tetap masuk. Sedangkan staf dirumahkan sementara, kecuali yang berada di pelayanan terpadu,” ungkapnya.

Ramlan juga minta seluruh warga untuk memberikan informasi kepada pemerintah, bagi yang mendapati ada kunju ngan dari luar negeri. Bagi warga yang mengalami gejalanya, langsung periksakan kesehatan.

“Informasi ini sudah izin dari Gubernur untuk disampaikan. Kita harus terus waspada dan aktif untuk memutus mata rantai penyebarannya. Social Distancing jadi upaya terbaik saat ini,” tegas Wali Kota.

Sebelumnya, Ramlan Nurmatias, Kamis (26/3) siang mengumumkan salah satu orang warga Bukittinggi dinyatakan positif Covid-19 usai menjalani isolasi di RSAM Kota Bukittinggi. Keluarga pasien pasien pertama corona di Bukittinggi tersebut langsung dijemput ke rumah yang bersangkutan oleh petugas medis dan tim keamanan dengan APD lengkap, Kamis (26/03).

“Kami sampaikan saat ini ada satu warga Bukittinggi yang dinyatakan positif. Saat ini pasien tengah dalam perawatan di RSAM. Karena beliau positif, tim medis menjemput anggota keluarganya untuk dilakukan isolasi dan mereka pun bersedia di isolasi,” ungkap Ramlan.

Pasien yang positif itu, diduga terjangkit karena sang suami baru pulang dari Malaysia awal Maret lalu. Setelah pulang, sempat demam tapi tidak memeriksakan kesehatanya ke rumah sakit terdekat atau Puskemas. Namun setelah beberapa hari mengalami sakit, setelah itu yang bersangkutan sembuh, sementara istrinya yang kini dinyatakan positif Covid-19.

“ Setelah beberapa hari diisolasi, hasil lab mengatakan, pasien itu positif Covid-19. Untuk itu, kami imbau kepada seluruh warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.
Selain itu, bagi warga yang baru masuk ke Bukittinggi diharapkan segera memeriksakan kesehatan agar dapat ditentukan penanganannya,” tegas Ramlan.

Ramlan menuturkan, pihaknya juga akan mengecek secara detail, dimana saja korban ini pernah berkomunikasi dengan masyarakat dan siapa-siapa saja yang rekanya yang dekat denganya. Hal ini perlu untuk mendata dan mencegah agar penu laran Covid-19 ini bisa diantisipasi agar tidak tertular ke masyarakat yang lain. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional