Menu

RS Stroke Berubah Nama jadi RS Otak Muhammad Hatta

  Dibaca : 198 kali
RS Stroke Berubah Nama jadi RS Otak Muhammad Hatta
RESMIKAN— Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin meresmikan perubahan nama RS Stroke menjadi RS Otak Dr Mohammad Hatta.

BUKITTINGGI, METRO
Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) resmikan langsung penggunaan nama Rumah Sakit Otak Dr Mohammad Hatta di Bukittinggi, Jumat (9/4). Rumah Sakit Otak Dr Drs Mohammad Hatta Bukittinggi ini sebelumnya bernama Rumah Sakit Stroke Nasional.

Peresmian nama RS Otak Dr. Drs. Mohammad Hatta ini dihadiri Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, unsur Forkopimda Kota Bukittinggi dan Keluarga Bung Hatta, Gemala Hatta.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan, rumah sakit vertikal seperti RSO Dr. Drs. Mohammad Hatta, bisa jadi rumah sakit rujukan internasional. Selain itu, diharapkan juga untuk menjadi rumah sakit penelitian dan dapat mengangkat kualitas kesehatan di sekitarnya. “Bangsa Indonesia bangga punya proklamator Bung Hatta dan Kemenkes bangga punya Rumah Sakit Otak Dr. Drs. Mohammad Hatta,” ungkap Budi.

Direktur Utama RS Otak Dr Drs Moh Hatta, Dr dr Alsen Arlan SpB KBD MARS menjelaskan, pelaksanaan peresmian penggunaan nama Rumah Sakit Otak Dr. Drs. Mohammad Hatta ini bersamaan dengan ulang tahun rumah sakit ini yang ke 45 tahun.

Rumah sakit ini merupakan rumah sakit milik Kemenkes. Rumah sakit ini memiliki sejarah panjang sejak 1976 yang awalnya merupakan rumah sakit immanuel. 1982 berubah menjadi RSUP vertikal tipe C.

Pada tahun 2005 RSUP berubah nama jadi RSSN. Tahun 2019, RSSN sesuai Kemenkes berubah nama menjadi Rumah Sakit Otak. Sementara itu, untuk mengenang perjuangan Bung Hatta, tahun 2021 ini diresmikan penggunaan nama Rumah Sakit Otak DR Drs Mohammad Hatta.

“RSO Dr. Mohammad Hatta, memiliki 142 tempat tidur. Di mana rumah sakit ini memiliki keunggulan dalam bidang layanan Code Stroke, pelayanan bedah saraf, Neuro intervensi, Stroke check up dan medical check up serta Neuro restorasi dan health tourism,” jelas Alsen.

RSO M. Hatta, berdiri di atas lahan dengan luas 1,2 Hektar, memiliki 25 dokter spesialis dan 560 petugas kesehatan lainnya. Indikator kinerja saat covid turun. Namun pihak RSO Dr. Mohammad Hatta lakukan transformasi budaya dengan moto melayani sepenuh hati.

“Dengan semangat baru, RSO Dr Drs Mohammad Hatta bertekad untuk bekerja cerdas, cermat dan ikhlas, menuju go internasional. Semangat Bung Hatta akan coba kami tularkan pada rumah sakit ini,” ujar Alsen.

Perwakilan keluarga Bung Hatta, Gemala Rabiah Hatta mengapresiasi pencantuman nama Bung Hatta kepada rumah sakit ini Bung Hatta tidak hanya milik Bukittinggi tapi milik dunia.

“Pencantuman nama Bung Hatta ini, menjadi sebuah kebanggaan bagi keluarga kami. Kami sangat bersyukur banyak pihak yang terus mengenang nama ayah kami. Tingkatkanlah kualitas rumah sakit ini, tapi kami lebih berharap edukasi kepada masyarakat untuk hidup sehat semakin ditingkatkan,” ungkap Gemala. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional