Menu

Rona Rezki Dilantik Melalui PAW di Kabu­paten Pasaman

  Dibaca : 70 kali
Rona Rezki Dilantik Melalui PAW di Kabu­paten Pasaman
SUMPAH—Rona Rezki dari Fraksi Nasdem saat diambil sumpahnya saat pelantikan oleh Ketua DPRD Pasaman Bustomi.

PASAMAN, METRO–Dewan Perwakilan Rak­yat Daerah (DPRD) Kabu­paten Pasaman resmi me­lantik Rona Rezki dari Frak­si Nasdem menjadi ang­gota DPRD setempat me­lalui mekanisme pergan­tian antar waktu (PAW) massa periode 2019-2024 menggantikan Yusrizal yang meninggal karena penyakit gula sekitar Mei 2021. Paripurna PAW seka­ligus pengambilan sumpah terhadap Rona Rezki ter­sebut dilaksanakan di Kan­tor DPRD Kabupaten Pasa­man, Senin (16/8) kemarin, dihadiri Bupati Pasaman, Benny Utama, Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS.

Rapat paripurna itu d­i­pimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Bus­tomi didampingi Wakil Ke­tua I Dany Ismaya dan Wakil Ketua II Yasri.

Usai melantik Rona Rez­ki, Ketua DPRD Pasaman Bustomi mengatakan bah­wa pelantikan tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dilalui sesui dengan peraturan perundang un­dangan yang berlaku.

Hal tersebut sesuai ju­ga dengan surat keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor : 171-584-2021 ten­tang anggota DPRD Kabu­paten Pasaman serta surat Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Nomor 170/164/DPRD – Pas/2021 tanggal 16 Juli 2021 perihal pe­ngusulan pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Pasaman dan nama calon PAW dari Partai Nasdem Kabupaten Pasaman.

Terpisah Bupati Pasa­man Benny Utama me­ngatakan secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasa­man menyampaikan sela­mat kepada Rona Rezki.

PAW itu merupakan pro­ses politik yang harus dilakukan sebagai upaya memenuhi kelengkapan keanggotaan DPRD Kabu­paten Pasaman. Bupati berpesan sebagai anggota DPRD yang baru, tentunya perlu segera menye­suai­kan diri, mempelajari se­bagai ketentuan serta me­matuhi tata tertib yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas se­bagai anggota dewan.

Berdasarkan undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, DPRD mempunyai fungsi legislasi fungsi ang­garan dan fungsi penga­wasan.

Kemudian sebagai un­sur penyelenggara peme­rintah daerah dan DPRD sebagai mitra dalam me­lak­sanakan berbagai program pembangunan.  Kon­trol dari DPRD juga diha­rapkan supaya pe­lak­sa­naan pembangunan dan pemerintahan tetap ber­jalan dengan benar dan dapat dipertanggung ja­wab­kan kepada masya­rakat, masih banyak program yang harus dilak­sanakan pemerintah da­erah.

Ia berharap agar DPRD Kabupaten Pasaman dan seluruh pemangku ke­pen­tingan dapat bekerjasama untuk mencapai kesejah­teraan masyarakat serta mewujudkan masyarakat yang lebih baik dan ber­martabat. (mir)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional