Menu

Riza-Febby, Cagub-Cawagub Sumbar, Disetujui PKB, PKS tunggu DPTP

  Dibaca : 521 kali
Riza-Febby, Cagub-Cawagub Sumbar, Disetujui PKB, PKS tunggu DPTP
RIZA DAN FEBBY— Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi (kanan) salam komando usai menerima surat persetujuan dari DPP PKB, yang menyatakan dirinya berpasangan dengan Febby Dt Bangso di Pilgub Sumbar.

JAKARTA, METRO
Peta politik dukungan jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 2020 kian memanas. Kalau sebelumnya ada Mahyeldi-Audy Joinaldy yang diklaim dapat dukungan dari DPP PPP, kini cerita baru beredar. Jagoan PKS lainnya, Riza Falepi telah mendapatkan surat persetujuan pula dari PKB dengan calon Wagub Febby Dt Bangso.

Artinya, kedatangan rombongan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pekan lalu ke DPP PKB bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memang ampuh. Irwan yang semula malu-malu menunjukkan dukungan kepada Wako Payakumbuh itu, kini terang-benderang menyatakan sikap. Jadilah pasangan Riza-Febby muncul “menyaingi’ Mahyeldi-Audy.

Persamaannya, keduanya belum mendapatkan restu resmi dari DPP PKS di Jakarta.

Kedatangan IP membawa Riza itu ternyata berbuntut keluarnya persetujuan dari DPP PKB untuk pasangan Riza Falepi-Febby Dt Bangso (FDB). Mereka diklaim sah menjadi pasangan calon Pilkada Sumbar 2020. Bahkan, kemarin juga beredar sepotong surat rekomendasi PKB untuk Riza Cagub dan Febby Dt Bangso yang juga ketua DPW PKB Sumbar sebagai Cawagub.

Febby yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (6/3) tak menampik hal itu. Sebelumnya, Febby disebut-sebut pernah berbincang lama dengan Wako Padang Mahyeldi untuk menjalin koalisi dan pencalonan. Meski sempat heboh akhir 2019 lalu, berita itu tertutup dengan datangnya seorang Audy yang mengaku dilamar Mahyeldi dan telah mendapatkan “mandat” PPP.

“Ya sudah terbit, dan ini bukti IP (Irwan Prayitno, red) itu politisi cerdas. Beliau bisa mencairkan sebuah kebekuan politik. Terpenting lagi IP sosok politisi istiqomah dalam menjaga marwah PKS yang mesti amanah terhadap janji yang sudah terucapkan yaitu tuntaskan janji masa jabatan,” ujar Febby, kemarin.

Febby, politisi pelobi hebat di pusat kekuasaan ini memang bukan orang sembarangan pula. Menjadikannya Cawagub dari Cagub Riza membuktikan anak Luhak Nan Tuo di Pilkada Sumbar tetap eksis. Sebelumnya, Febby dikatakan mulai menukikkan pandangan ke Pilkada Tanahdatar sebagai calon Bupati atau wakil Bupati.

”Tanahdatar itu Luhak Nan Tuo, tanah raja di sana dulunya, adalah aneh dan dipertanyakan harga diri rang luhak nan tuo kalau untuk Pilkada Sumbar 2020 hanya menjadi penonton saja. Berpasangan dengan Riza adalah harga diri sekaligus marwah rang Tanahdatar,” ujar Febby. Sebagaimana diketahui, saat ini, selain Febby, nama lain yang juga dari Tanahdatar hanya Shadiq Pasadigoe, mantan Bupati dua periode.

Proses terbitnya rekomendasi PKB untuk pasangan calon yang diusung partai pimpinan Muhaimin buat Riza dan Febby tidak ujuk-ujuk datang begitu saja. “Tetap berproses dan membaca semua indikator untuk menang. Liek jauh dilayangkan liek dakek ditukiakkan. Hal itu yang dipakai sama Cak Imin menetapkan Paslon Riza-FDB,” ujar Febby.

Febby juga menginformasikan selangkah lagi koalisi PKS-PKB dideklarasikan dengan paslon Riza-FDB. “Insya Allah segera mungkin kita kukuhkan koalisi dan deklarasikan paslon untuk Pilkada Gubernur Sumbar 2020,” ujar Febby.

Riza Falevi sendiri mengaku langsung melapor ke Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS. DPTP terdiri dari Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) termasuk di dalamnya Presiden DPP PKS M Sohibul Iman. “Kita sampaikan ke PKS, nanti diputuskan oleh DPTP atau Dewan Pertimbangan Tingkat Pusat, termasuk di dalamnya presiden partai,” ujar Riza Falepi.

Sementara itu, Pengurus DPW PKS Sumbar Marfendi tak memermasalahkan surat yang beredar terkait dengan pencalonan Riza Falepi-Febby Dt Bangso sebagai Cagub dan Cawagub.
Menurutnya, hal itu masih sesuai dengan arahan DPTP PKS yang menginginkan kedua kader, Mahyeldi dan Riza menggalang koalisi partai dan calon pendamping.

“Karena kursi PKS di DPRD Sumbar tak mencukupi untuk mengusung calon sendiri, tentu kami harus menjalin koalisi. PKS punya 10 kursi dan masih kurang tiga lagi untuk mengusung pasangan calon. Karena itu, tak masalah kalau koalisi akan berlabuh pada PKB atau PPP,” kata Ketua Bidang Pembinaan Umat PKS Sumbar ini, tadi malam.

Awalnya, katanya, semua partai dicoba komunikasi oleh PKS sendiri atau dua calon yang berpotensi diusung. Namun, akhir-akhir ini telah mengerucut kepada nama Mahyeldi-Audy (PKS-PPP) dan Riza Falepi-Febby (PKS-PKB). “Keduanya tentu sudah ada pertimbangan baik buruk atau untung ruginya,” kata mantan anggota DPRD Sumbar ini.

Marfendi menyebut, saat ini dua pasangan ini telah disampaikan kepada DPTP PKS di Jakarta. Dijadwalkan pada Maret ini pasangan yang mendapatkan restu PKS akan diumumkan. “Kalau tak salah minggu ini, atau dalam Maret inilah,” sebut Marfendi. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional