Menu

Riza Falepi: Pemko Payakumbuh tak Pernah Abaikan Kepentingan Kesehatan Warga

  Dibaca : 96 kali
Riza Falepi: Pemko Payakumbuh tak Pernah Abaikan Kepentingan Kesehatan Warga
Riza Falepi

POLIKO, METRO–Wali Kota Riza Falepi mengaku Pemerintah Ko­ta Payakumbuh tak pernah mengabaikan kepen­ti­ng­an warganya di bidang kesehatan. Namun, masih ada juga beberapa warga yang terkadang tidak mem­perdulikan urusan keseha­tannya dan keluarga. Pa­dahal edukasi tentang pelayanan kesehatan su­dah sering dilakukan pe­tugas kesehatan dari pus­kesmas ke kelurahan-kelurahan.

Riza melirik salahsatu contoh kasus yang baru-baru ini terjadi, ada anak warga di Kelurahan Pa­dang Tangah Payobadar Kecamatan Payakumbuh Timur dalam kondisi butuh pertolongan akibat ben­cana luka bakar, tetapi tidak dapat pelayanan dari Badan Penyelenggara Ja­minan Sosial (BPJS).

Bagaimana bisa?.

Informasi dari Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi, Sabtu (26/6), setelah ditelusuri, keja­dian yang menimpa anak tersebut ternyata belum pernah dilaporkan pihak keluarga kepada RT atau kelurahan, sehingga tidak terdeteksi.

“Pihak keluarga pasca kejadian beranggapan bisa menangani sendiri. Ternyata tidak bisa, dan mencoba mengakses ban­tuan Baznas, cuma terken­dala karena tidak tercatat sebagai penduduk Paya­kumbuh (KTP Luar Paya­kumbuh). Oleh Baznas sudah diminta mengurus pindah domisili, agar bisa dibantu. Tapi sampai seka­rang, keluarga belum me­ngurus pindah ke Paya­kumbuh,” kata Irwan.

Irwan juga mene­rang­kan Kepala Dinas Kese­hatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal sudah me­nginstruksikan agar anak tersebut dibawa ke IGD RSUD Adnaan WD untuk ditangani, dan dibekali dengan surat keterangan domisili dulu, untuk selan­jutnya akan dibantu me­ngurus administrasi per­pindahan kependu­du­kan­nya dari Tembilahan ke Payakumbuh.

“Sedikit rumit, karena menurut keterangan ke­luarga, KK ananda dari Tembilahan diurus pindah ke Batam, tetapi tidak kelar sampai selesai, dan ananda dan keluarga su­dah pulang kampung ke Payakumbuh,” terang Ca­mat Irwan.

Terkait kasus seperti ini, Wali Kota Riza Falepi menyampaikan dirinya prihatin masih adanya warga yang seperti me­nye­pelekan jaminan kese­hatannya. Menurut data dari dinas kesehatan, ma­sih tersedia banyak kuota bagi warga yang bisa ikut BPJS dengan biaya di­tanggung pemerintah da­erah.

“Inilah kenapa kita se­lalu nyinyir menyam­pai­kan, kita menghimbau warga yang miskin jangan “sombong”, apalagi kalau perantau yang pulang kampung, segeralah urus surat menyurat ad­mi­ni­s­trasi kependudukannya disaat pindah. Saya ingat­kan juga agar Lurah, RT/RW agar aktif mengi­ngat­kan kepada warga untuk mengurus BPJS,” kata Riza.

Bahkan, menurut Riza, hal konyol yang sering terjadi adalah masih ada warga yang apabila sakit malah memilih pergi ke dukun, bukan ke pus­kes­mas atau rumah sakit. “Ke dukun pun kan mem­ba­yar, kalau ke puskesmas dan rumah sakit, asal ada kartu BPJS, sudah pasti gratis, untuk itu saya ber­harap warga kita bisa le­bih melek dengan urusan kesehatannya, karena ini vital,” kata Riza. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional