Close

Rindu Keluarga saat Bertugas, Satgas TMMD ke-112 Agam Manfaatkan VC untuk Komunikasi 

LEPAS RINDU—Anggota Satgas TMMD ke-112, Serda Erfan melepas rindu bertemu keluarga di rumah, dengan VC menggunakan aplikasi pada telepon selulernya, Minggu (26/9).

AGAM, METRO–Begitu banyak suka du­ka yang dilalui Anggota Satgas TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-112 di Kabupaten Agam ketika bertugas di lokasi TMMD di Jorong Siguhung Nagari Lubuk basung. Saat bekerja bersama masya­rakat, semua Anggota Satgas TMMD ke- 112 selalu terlihat semangat dan bahagia. Namun di balik semua itu, ternyata Anggota Satgas TMMD menyimpan rasa kangen dengan keluarga. Itulah yang dirasakan salah satu Anggota Satgas TMMD ke-112, Serda Erfan, dia terlihat melepas rindu bertemu keluarga di rumah, dengan vi­deo call (VC) menggu­na­kan aplikasi pada telepon selulernya, Minggu (26/9).

Dengan komunikasi lewat VC bisa jadi obat ka­ngen kepada keluarganya. Pasalnya, Hampir dua pekan lebih, mereka tidak sa­ling bertemu. “Tentu ada rasa rindu kepada keluarga di rumah. Tapi kita harus bisa menyesuaikan tempat di mana kita harus terse­nyum sendiri saat VC bersama keluarga. Selain itu di mana saat kita harus tetap terlihat semangat dan bahagia bekerja supaya rekan anggota satgas yang lain dan masyarakat tetap bersemangat melihat kita semangat,” ungkap Serda Erfan.

Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas

Terpisah, Satgas TM­MD Reguler ke -112 di Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam menggelar sosialisasi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di SMA N 1 Lubuk Basung, Senin (27/9).

Acara ini salah satu kegiatan non fisik TMMD ke–112. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Lubuk Basung, lptu Apriman Sural, S.H, Kepala SMA N 1 Lubuk Basung, Drs Muhammad Mustapa Kamil, BPTD Wilayah III Sumbar, Babinsa, Sertu Hambali dan Siswa-siswi SMA N 1 Lubuk basung.

Kepala Seksi Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Sum­bar, Era Oktaviadi, S.H selaku narasumber me­nyampaikan materi tentang Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Disebutkan, salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah faktor manusia (human error). Sedangkan dari kelompok umur, laka lantas banyak terjadi pada kelompok usia produktif terutama pelajar.  Oleh karena itu kegiatan ini digelar untuk menanamkan paham atas pentingnya keselamatan lalu lintas.

Disebutkan, pemahaman terhadap rambu rambu lalu lintas sebenarnya cukup mudah. Meski de­mikian, kedisiplinan ma­sya­rakat untuk mematuhi aturan tersebut masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu pada banyak kasus, 99 persen laka lantas biasanya diawali dari ada­nya pelanggaran lalu lintas.

“Dengan adanya pe­nyu­luhan ini, diharapkan Siswa-Siswi SMA N 1 Lubuk Basung bisa menyadari pentingnya budaya tertib berlalu lintas untuk keselamatan bersama. Termasuk di antaranya, kelengkapan berkendara, seperti perlengkapan keamanan dan surat-surat kendaraan,” ungkap Era Oktaviadi, S.H.

Selain itu Babinsa Ko­dim 0304/Agam Sertu Ham­bali juga menjelaskan kepada Siswa-siswi SMA N 1 Lubuk Basung, agar mematuhi aturan lalulintas dan jangan kebut-kebutan atau ugal-ugalan karena bisa membahayakan nyawa sendiri. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top