Close

Richi Aprian: Tanahdatar harus Lebih Baik

Richi Aprian

TANAHDATAR, METRO–Kabupaten Tanah Datar yang telah berhasil meraih prredikat Kabupa­ten Layak Anak (KLA) 4 kali berturut-turut kategori Ma­dya. Hal itu harus menjadi tolak ukur bagi seluruh jajaran pemerintah untuk meningkatkan prestasi ke yang lebih tinggi guna mewujudkan Nagari, Kecamatan dan Kabupaten la­yak anak.  Sebagaimana yang diungkapkan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH.MH saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor terkait Penanganan serta Pencegahan Kekerasan Terha­dap Perempuan dan Anak, terselenggara di aula Kantor Bupati, Pagaruyung, Senin (13/6).

“Selain ketegori Ma­dya, ada kategori lanjutan yakni Nindya dan Utama. Namun, bukan sesuatu yang mustahil dapat diraih. Untuk itu, jalin terus  sinergitas antara Nagari hingga Kecamatan dalam mena­ngani serta mencegah ke­kerasan terhadap perempuan dan anak, tahun ini capaian Tanah Datar harus lebih baik lagi, ini menjadi PR kita semua,” ujar Wa­bup Richi.

Wabup Richi berharap seluruh stakeholder berupaya membentuk forum anak yang merupakan  wa­dah untuk memenuhi hak partisipasi anak, “Forum anak merupakan salah satu mata rantai kegiatan besar untuk mewujudkan kesejahteraan dan perlindu­ngan anak dalam bentuk fasilitasi bagi anak-anak di Nagari, Kecamatan hingga Kabupaten Tanah Datar,” ujar Wabup Richi.

Tak hanya itu, Wabup Richi menambahkan prila­ku menyimpang dilakukan anak, bisa disebabkan berbagai faktor, yang harus disikapi secara bijak, de­ngan mengedepankan pe­nyelesaian secara resto­rative justice. “Ketika meng­­hadapi kasus pe­nyimpa­ngan sosial yang dilakukan oleh anak. Kedepankan komunikasi, sikapi dengan bijak. Semoga apa yang te­rus diupayakan, menjadikan Kabupaten Tanah Datar layak anak,” ujar Wa­bup Richi.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB provinsi Sumatera Barat diwakili Kabid Pemenuhan Hak A­nak Dra. Sumarni, M.Pd berharap di tahun 2023 seluruh Nagari dan Kecamatan di Tanah Datar telah menjadi Nagari Layak A­nak (Nalana) dan Kecamatan Layak Anak (Kelana) untuk mendukung terwujudnya Indonesia Layak Anak (Idola). “Melalui rakor ini  memberikan motivasi bagi seluruh stakeholder untuk mewujudkan KLA di Tanah Datar . Untuk itu,  dibutuhkan kerja aktif semua pihak,” ujar Sumarni.

Kepala Dinas Sosial PPPA Tanah Datar Afrizon, S.Ag mengatakan tujuan Rakot tersebut, untul me­ningkatkan sinergitas seluruh OPD, Kecamatan dan Nagari dalam penanganan serta pencegahan keke­rasan terhadap perempuan dan anak.

“Kita berharap peserta dapat memahami tentang pememnuhan hak dan perlindungan anak. Rakor juga menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya, dan yang didapat segera di sosialisasikan dilingkungan kerja masing-masing,” ujar Af­rizon. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top