Menu

Ribuan Warga Bukittinggi Shalat Idul Adha

  Dibaca : 110 kali
Ribuan Warga Bukittinggi Shalat Idul Adha
SHOLAT ID KHUSUK— Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1441 H di Kota Bukittinggi memperhatikan protokoler kesehatan Covid-19, namun tetap berjalan dengan khusyuk.

BUKITTINGGI, METRO
Ribuan masyarakat Bukittinggi melaksanakan shalat Idul Adha 1441 H, Jumat (31/7). Di mana, dalam pelak)sanaannya, protokol pencegahan Covid-19 tetap dijalankan dan didukung penuh jamaah shalat Id.

Ketua PHBI Bukittinggi, H Khasmir menjelaskan, pelaksanaan shalat Id kali sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Di mana, shaf direnggangkan, setiap jemaah yang datang diperiksa suhu tubuh oleh tim kesehatan. “Saat ini kita masih dalam masa landemi Covid-19. Untuk itu, protokol kesehatan dan penanganan Covid-19 tetap dijalankan. Sehingga ibadah pun dapat dilaksanakan dengan baik dan khusu’,” jelas Khasmir.

Kakan Kemenag Bukittinggi, H. Kasmir menjelaskan, dalam masa pandemi Covid-19, keberangkatan calon jamaah haji tahun 1441 H inipun ditunda ke tahun depan. Shalat Idul Adha dan penyemblihan hewan qurban, juga dilaksanakan merujuk pada protokol penanganan Covid-19.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengapresiasi, masyarakat Bukittinggi yang cukup patuh dalam menjalankan protokol penanganan covid-19. Termasuk dalam pelaksanaan shalat Idul Adha 1441 H ini. “Hikmah ibadah Idul Adha, bagaimana meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Dimana, dengan berqurban kita harus siap berqurban untuk sesama, saling berbagi terhadap sesama. Karena apa yang di muka bumi ini, semua hanya sementara dan semua milik Allah SWT,” ungkap Ramlan.

Tahun ini di Bukittinggi, hewan kurban tercatat sebanyak 843 ekor sapi dan 23 ekor kambing. Terjadi penurunan dari tahun sebelumnya, namun tidak terlalu signifikan.

“Banyak ibadah yang memang dilaksanakan tidak seperti biasanya. Namun hikmahnya bagaimana kita bersabar untuk menghadapi situasi ini dan berusaha bersama untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Atas nama pemerintah Kota Bukittinggi, keluarga dan pribadi, kami ucapkan, selamat hari raya Idul Adha 1441 H, mohon maaf lahir dan batin,” ungkap Wako.

Khatib Idul Adha 1441 H, Abu Bakar Syarif, menyampaikan, Idul Adha berkaitan dengan ibadah Haji dan kurban. Haji merupakan rukun Islam kelima. Haji tidak bisa diganti denga umrah. “Banyak warga yang dinilai mampu untuk berhaji, tapi tidak melaksanakannya. Bagi yang mampu tapi tidak melaksanakan haji, maka mereka sangat rugi dan Allah tidak membutuhkan orang-orang itu,” ujar Khatib.

Beberapa keutamaan ibadah haji. Haji merupakan ibadah dalam rangka mensyukuri nikmat Allah. Haji merupakan ibadah jihad di jalan Allah. Dosa orang yang melaksanakan haji, diampuni dan dihapuskan oleh Allah. Ibadah haji, menjadikan umat sebagai tamu Allah. Biaya yang digunakan untuk haji, bagaikan infaq di jalan Allah. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional