Menu

Ribuan Pelaku UMKM Terima BPUM Rp 2,4 Juta

  Dibaca : 458 kali
Ribuan Pelaku UMKM Terima BPUM Rp 2,4 Juta
BANTUAN PRESIDEN— Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin menyerahkan Bantuan Presiden Usaha Mikro untuk pelaku UMK. Bantuan ini merupakan modal usaha di masa Pandemi Covid-19.

SIJUNJUNG, METRO
Ribuan masyarakat Kabupaten Sijunjung menerima Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) untuk pelaku UMKM. Bantuan modal usaha di masa Pandemi Covid-19 itu dalam proses pencairan melalui seluruh unit kerja Bank BRI yang ada di Kabupaten Sijunjung.

Bantuan sebesar Rp 2,4 juta itu diperuntukan kepada masyarakat pelaku usaha mikro, sebagai upaya untuk mendorong sektor perekonomian yang terdampak akibat Covid-19. Hingga kini, sebanyak 2.690 masyarakat Kabupaten Sijunjung telah menerima bantuan langsung tunai tersebut.

Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin sempat menyambangi para penerima bantuan yang sedang melakukan proses pencairan di Kantor Cabang BRI Sijunjung, pada Selasa (27/10).

”Bantuan ini salah satu BLT dalam rangka penanggulangan ekonomi yang terdampak akibat Covid-19. Ini sudah diproses dari awal, diusulkan dari Dinas Dagperinkop-UKM yang telah mendata pelaku UMKM, kemudian dilakukan verifikasi. Hingga kini proses pengusulan masih dilakukan bagi masyarakat yang layak menerima,” tutur Bupati, didampingi Kepala Dinas Dagperinkop UKM, Ir.Yulizar.

Hingga kini, secara keseluruhan sebanyak 6.661 warga yang diusulkan untuk menerima bantuan BPUM itu. “Disamping yang sudah terdata, juga terdapat data susulan. Itu batasnya sampai akhir November mendatang. Jadi masyarakat yang memenuhi persyaratan silahkan ajukan ke dinas terkait, untuk diusulkan sebagai penerima,” jelasnya.

Kepala Cabang Bank BRI Sijunjung, Dicky Satria menerangkan. Untuk bantuan tersebut sekitar Rp10 miliar anggaran yang saat ini disediakan di BRI Cabang Sijunjung. “Kita BRI sebagai bank penyalur. Meski demikian kita juga telah mengusulkan sebanyak 334 data sebagai penerima. Ada sekitar Rp 10 miliar anggaran untuk itu, sampai kini sudah 2.690 warga Sijunjung yang menerima BPUM tersebut,” terang Dicky, Selasa (27/10).

Penambahan data penerima terus terjadi setiap harinya. “Belum ada batasan kuotanya sampai kini, yang jelas memenuhi syarat. Setiap hari selalu ada penerima baru, karena batasannya sampai akhir November nanti. Bagi penerima akan mendapat SMS dari BRI sebagai pemberitahuan,” katanya.

Untuk selanjutnya, masyarakat bisa melakukan pengecekan melalui aplikasi e-form BRI. “Jadi pemberitahuan tidak selalu dengan SMS, untuk mengetahuinya bisa cek di e-form BRI dengan memasukan nomor NIK KTP. Disana akan nampak apakah menerima atau tidaknya,” ujarnya.

Sampai batas waktu yang ditentukan masyarakat masih bisa memasukan persyaratan melalui dinas terkait untuk diusulkan sebagai penerima BPUM sebesar Rp 2,4 juta. ”Selagi memenuhi persyaratan bisa menjadi menerima. Disamping itu, BRI juga menyediakan KUR super mikro bagi penerima BPUM. Kalau butuh dana tambahan untuk modal usaha kita juga bisa bantu, pinjaman bisa sampai Rp 10 juta dengan bunga 6 persen setahun, angsuran pun dibebaskan sampai Desember mendatang,” paparnya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional