Menu

Residivis 2 kali Masuk Penjara kembali Mencuri

  Dibaca : 1506 kali
Residivis 2 kali Masuk Penjara kembali Mencuri
PENCURI DITANGKAP— Yunus Fran Sirirui (31) yang sudah dua kali masuk penjara, kembali ditangkap atas kasus pencurian tiga unit Hp.

PADANG, METRO
Dua kali masuk penjara atas kasus pencurian, ternyata tidak membuat Yunus Fran Sirirui (31) bertaubat dan masih saja melakukan kejahatan. Kali ini, ia ditangkap atas kasus pencurian di salah satu rumah di kawasan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Selasa (15/12) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari penangkapan pelaku yang merupakan warga Piai, Kecamatan Pauh ini, petugas menyita tiga unit handphone (Hp) merk Vivo Y71 warna hitam, Xiomi Redmi 9 warna unggu, dan Oppo A1K warna merah. Hp yang disita adalah hasil curian pelaku di rumah korbannya.

Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan mengatakan, pelaku ditangkap di kediamannya di Piai, Kecamatan Pauh atas kasus kasus pencurian yang dilakukan pada hari Kamis (19/11) yang lalu. Pelaku masuk ke dalam rumah korbannya menjelang subuh sekitar 04.00 WIB.

“Pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela rumah korban. Setelah itu, pelaku mengambil tiga unit Hp milik penghuni rumah dan setelah itu pelaku keluar dari rumah melalui cara pelaku masuk,” ungkap AKP Ridwan.

AKP Ridwan menambahkan, setelah mengetahui rumahnya kemasukan maling, korban kemudian melapor Polsek Padang Selatan. Hampir satu bulan melakukan penyelidikan, pihaknya mengungkap aksi pencurian itu ternyata dilakukan oleh pelaku Yunus Fran Sirirui yang telah dua kali keluar masuk penjara.

“Kita selanjutnya melacak keberadaan pelaku dan berhasil menangkap pelaku saat berada di teras rumahnya. Kita langsung menggeledah rumah pelaku dan ditemukanlah tiga unit Hp hasil curiannya itu,” ungkap AKP Ridwan.

Setelah menemukan barang bukti, dikatakan AKP Ridwan, pihaknya pun langsung menggiring pelaku ke Mapolsek. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui melakukan aksinya seorang diri dan sebelum beaksi, pelaku terlebih dahulu berpatroli mencari sasarannya.

“Pelaku ini pemain tunggal. Modusnya, pelaku berkeliling-keling komplek dan saat suasana sudah sepi dan penghuni rumah tertidur pulas, pelaku langsung melancarkan aksinya. Terhadap pelaku akan dikenakan pasal 363 jo 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional