Close

Rentenir Jerat UMKM dan Pedagang di Padang

PRESENTASI— Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Mastilizal Aye saat presesntasi Silaturahmi Saran Ranah dan Rantau.

SAWAHAN, METRO
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Mastilizal Aye meminta solusi terbaik bagi potensi UMKM dan pedagang pasar tradisional di Kota Padang yang telah terjerat transaksi ekonomi praktis seperti rentenir. Mereka yang telah mengambil alih peran perbankan dengan segala kemudahan dalam mengucurkan dana pinjaman.

“Apalagi pada masa pandemi ini banyak pelaku ekonomi yang mengalami kesulitan permodalan karena jaminan ke perbankan tidak ada. Seperti tanah dan rumah/tempat usaha ditempati pada umumnya bagian dari tanah pusaka/ulayat/kaum,” katanya.

Presentasi Mastilizal Aye pada Silaturrahmi Saran Ranah dan Rantau antara DPP. BAKO IKK Padang dengan DPRD Kota Padang, yang diadakan di Jakarta 25,26 Maret 2021. Aye juga memberikan gambaran potensi ekonomi kreatif di berbagai bidang terutama bidang pariwisata, pendidikan, perdagangan dan mengajak para perantau bisa berkontribusi dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan Pemko Padang.

Silaturahmi dua hari ini banyak hal didiskusikan oleh anggota rombongan DPRD Kota Padang dan BAKO IKK Padang. Anggota DPRD Padang Elly Trisyanti dan Yuhilda Darwis menyebutteredukasinya dengan baik potensi rantau bisa saja Joint Ventura kepemilikan asset bersama.

Anggota DPRD Padang lainnya, Zalmadi, Donal Ardi sangat antusias membicarakan ekonomi kreatif dan Gusrial Oyong Ketua Bidang Seni Budaya Bako IKK akan mengadakan Titian Muhibah Seni Tradisionil, diadakan di Jakarta dan Padang.

Zulhardi Z Latief dan Anggota Dewan Mukhlis dari Demokrat Dapil Koto Tangah menyebut, komunikasi dan Pertemuan serta diskusi seperti cukup efektif manampung aspirasi para perantau untuk kemajuan Kota Padang. DPRD akan memberikan masukan arah yang sama ke pada Pemko dalam peningkatan pembangunan disegala bidang di Kota Padang.

Jhon Rizal, Ketua Harian dan Efimeldi Sekum Bako IKK Padang mengapresiasi saran ini dan akan dibahas dan disinergikan dengan program prioritas Bako IKK yaitu membuat gedung/lokasi usaha multi fungsi.

BAKO IKK Padang meminta kepada DPRD Kota Padang untuk mempertahankan Peraturan Pemko tentang seragam atau pemakaian hijab yang dikeluarkan masa jabatan Wali Kota Fauzi Bahar.

Perwakilan BAKO IKK Padang di Padang yang telah diamahkan dalam AD/ART sejak Mubes 2005 di Hotel Cikini Jakarta, Jumadi Rajosa Ketua DPP Bid. Organisasi & Keanggotaan (2019-2023) akan maksimalkan insfrastrukturnya yang selama ini kurang terkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait di Padang, padahal mempunyai Koordinator Keluarga dan Koodinator Pemuda disetiap Kelurahan Kota Padang. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top