Menu

Rencana Pembentukan Perumda, Pemko Bahas Laporan Akhir Kajian Kelayakan

  Dibaca : 129 kali
Rencana Pembentukan Perumda, Pemko Bahas Laporan Akhir Kajian Kelayakan
RAPAT PEMBAHASAN— Wawako Solok, Reinier memimpin rapat pembahasan draft laporan akhir kajian kelayakan pembentukan Perumda Kota Solok, Kamis (9/5). ( solokkota.go.id)

SOLOK, METRO – Wakil Wali Kota (Wawako) Solok, Reinier membuka kegiatan rapat pembahasan draft laporan akhir kajian kelayakan pembentukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) di Kota Solok. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Wali Kota Solok, Kamis (9/5).

Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu, Asisten III Setda Kota Solok, Muhammad, Kepala Balitbang, Raflis, kepala OPD terkait serta seluruh tim. Reinier mengatakan, seperti yang tercantum dalam ringkasan eksekutif kajian kelayakan pembentukan perusahaan umun daerah di Kota Solok, tujuan kajian ini ialah untuk mengevaluasi rencana pendirian Badan Usaha Milik Daerah, Perumda Kota Solok.

“Apakah telah sesuai dengan kebutuhan daerah dan apakah bidang usaha yang direncanakan dapat dinyatakan layak dari segi ekonomi, pasar dan pemasaran, keuangan, hukum, teknis dan operasional (teknologi) serta sumber daya manusia,” ujar Reinier.

Ia mengungkapkan, sasaran yang diharapkan yaitu tersusunnya dokumen kelayakan usaha yang dapat digunakan sebagai rujukan untuk penetapan kebijakan pendirian BUMD Perumda Kota Solok. Rujukan tersebut yakni, mengidentifikasi kondisi eksisting pengelolaan aset yang menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kemudian, mengidentifikasi permasalahan pengelolaan aset yang menghasilkan PAD. Serta mengidentifikasi kebutuhan Kota Solok terhadap kebutuhan pendirian Badan Usaha Milik Daerah/ Perumda,” ungkapnya.

Selanjutnya terang Reinier, menganalisis kelayakan usaha Perusahaan Umum Daerah yang akan dibentuk di Kota Solok beserta proyeksi pendapatan di masa mendatang. Serta, merumuskan rekomendasi sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh Pemko Solok terhadap pendirian badan usaha Perumda Kota Solok.

Ia menjelaskan, penelitian tersebut melingkupi seluruh wilayah Kota Solok dengan cakupan seluruh OPD yang memiliki dan mengelola aset yang menghasilkan PAD. Aset tersebut nantinya dikelompokkan dalam beberapa bidang usaha.

Reinier mengatakan, cakupan objek aset tersebut antara lain, Gedung Kubung Tigo Baleh, Alat Berat, Sport Hall Tanjung Paku, Rusunawa, Rusunawa SKB, UPTD Rumah Potong Hewan, UPTD Balai Benih Ikan Sarasah Batimpo, Pulau Belibis. Kemudian, Taman Pramuka, Gedung Seni, Taman Syech Kukut, Instalasi Pelayanan Lumpur Tinja, Pasar Raya Solok, Pasar Pagi, Job Mix Formula, serta Uji Kuat Tekan dan Codril. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional