Close

Remaja Putri Kepergok Tidur Bareng 7 Pria dalam Kamar Kos di kawasan Kamang, Kenagarian Painan

DIGEREBEK— Tujuh remaja laki-laki kedapatan di dalam kamar kos dengan satu remaja putri di kawasan Kamang, Kenagarian Painan, Kecamatan IV Jurai.

PESSEL, METRO–Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pesisir Selatan menggerebek salah satu rumah kos yang kerap dijadikan tempat kumpul kebo di kawasan Kamang, Kenagarian Painan, Kecamatan IV Jurai, Selasa (9/11) pukul 06.30 WIB.

Dalam penggerebekan itu, petugas memergoki tujuh remaja laki-laki bersama satu perempuan di dalam kamar kos. Diduga, mereka menginap di kamar kos tersebut usai menonton orgen tunggal di daerah tersebut.

Kasat Pol PP dan Dam­kar Pessel Dailipal, melalui Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Ma­sya­rakat, Dongki Agung Pri­bumi mengatakan, penggerebekan rumah kos itu itu menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan muda-mudi pada malam hari hingga pagi hari.

“Informasi dari warga, sering terlihat laki-laki masuk ke kosan perempuan itu. Dan keluarnya pada pagi hari. Makanya kita mendatangi lokasi dan langsung melakukan penggrebekan,” kata Dongki, Rabu (10/11).

Dijelaskan Dongki, di dalam kamar kosan itu, pihaknya mendapati tujuh orang laki-laki dan satu orang perempuan. Dari keterangan sementara, jika muda – mudi ini baru saja pulang menonton orgen tunggal di Bayang dan selesai pukul 04.00 wib. Selanjutnya langsung menuju ke Kos pukul 04.30 wib.

“Meski mereka tidak kedapatan berbuat masksiat, perbuatan mereka itu melanggar Perda Kabupaten Pesisir Selatan Nomor 1 Tahun 2016 tentang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Pa­sal 27 ayat (4), yang bunyinya setiap orang atau atau badan dilarang membentuk atau mengadakan perkumpulan yang mengarah pada perbuatan asusila,” ujar Dongki.

Dongki menegaskan, delapan muda-mudi itu selanjutnya dibawa ke Mako Satpol PP Pessel untuk dilakukan pendataan sekaligus pembinaan. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada muda-mudi itu mendatangkan orang tuanya agar memberikan efek jera.

“Mereka ini statusnya pelajar. Ada juga yang sudah putus sekolah. Untuk itu, kami mengimbau orang tua untuk bersama memberikan pengawasan pada anak- anaknya, agar nanti tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, narkoba, miras da penyakit ma­sya­rakat,” pungkasnya. (rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top