Menu

Remaja 16 Tahun Pimpin Komplotan Curanmor, Uang Hasil Curanmor untuk Beli Sabu

  Dibaca : 1657 kali
Remaja 16 Tahun Pimpin Komplotan Curanmor, Uang Hasil Curanmor untuk Beli Sabu
CURANMOR— Kapolres Dharmasraya AKBP Imran melakukan jumpa pers pengungkaan kasus komplotan curanmor yang didalangi anak di bawah umur dengan jumlah tersangka tujuh orang. (guspira ardilah/posmetro)

DHARMASRAYA, METRO – Dalam waktu tiga hari, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya menangkap tujuh pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan mengamankan tiga unit sepeda motor hasil curian. Parahnya, lima dari tujuh pelaku masih berstatus di bawah umur yang sudah beraksi di banyak tempat wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir mengatakan pengungkapan kasus curanmor yang komplotannya dipimpin oleh anak dibawah umur berkat adanya laporan dari masyarakat. Para tersangkadi pelaku beraksi di berbagai tempat diantaranya Pulau Punjung, Sungai Rumbai termasuk juga di kawasan RSUD Sungai Dareh.

“Pelaku beraksi dengan menggunakan kunci letter T untuk membobol sepeda motor yang sedang terparkir dan ada juga yang memanjat loteng rumah dan mengeluarkan sepeda motor. Untuk sepeda motor curian, mereka menjualnya ke Kabupaten Sijunjung, Solok hingga Kota Padang. ,” ungkapnya.

Imran Amir menjelaskan komplotan itu dipimpin oleh Muhammad Rehan Pandona (16) di TKP Jorong Taratak Nagari IV Koto Pulau Punjung Kecamatan Pulau Punjung yang dalam aksinya dibantu oleh dua rekannya M Refan Habibullah (16) dan Rf (16) yang bertugas mengawasi rumah warga yang sedang kosong.

“Dua rekan Rehan bertugas mengawasi rumah warga yang kosong, dan tersangka memasuki rumah dengan cara merusak ventilasi dan mengambil sepeda motor yang kuncinya masih tergantung di motor,” jelas AKBP Imran Amir didampingi Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Suyanto.

AKBP Imran Amir menambahkan dari pemeriksaan, pelaku Rehan juga mengakui telah melakukan curanmor bersama M Solehan (17) dan Hudal Febrian (16) dan berhasil membawa kabur sepeda motor Honda BeAt yang terletak di rumah korban di Jorong Taratak Nagari IV Koto Pulau Punjung.

“Untuk mencuri Honda BeAt, pelaku beraksi dengan cara memasuki rumah korban melalui loteng kemudian membuka kunci rumah dari dalam dan mengambil motor yang ada dalam rumah korban. Semua sepeda motor curian itu dijual dan uangnya digunakan untuk membeli sabu sedangkan sisanya digunakan untuk belanja,” ujar AKBP Imran Amir.

AKBP Imran Amir menjelaskan dua pelaku lain bernama Angga F (29) ditangkap di Jorong Pinang Balirik, Nagari Sungai Kambuik, Jumat (30/8). Sementara itu, pelaku Ahmad Jais (53) ditangkapn Sabtu (31/8) di Jorong Sungai Balik Nagari Gunung Selasih Pulau Punjung.

“Total barang bukti ada tiga unit sepeda motor. Diketahui otak dari kasus curanmor yang meresahkan ini dilakukan oleh anak-anak dibawah umur dan itu sangat miris. Bahkan, mereka mencuri sepeda motor untuk mendapatkan uang yang diginakan membeli narkoba,” katanya

Terhadap pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun penjara. Sementara untuk anak dibawah umur akan di jerat dengan sistem peradilan anak.

“Anak-anak ini kan dilindungi oleh Undangan-undang perlidungan anak, tetap saja mereka akan dikenakan Diversi atau dengan kata lain pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana keproses diluar peradilan pidana,” pungkasnya. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional