Menu

Rem Blong, Tronton Seruduk 9 Kendaraan

  Dibaca : 189 kali
Rem Blong, Tronton Seruduk 9 Kendaraan
Kecelakaan— Kendaraan-kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Lembah Anai mengalami rusak parah, hingga ada yang terperosok ke sungai. 12 korban dibawa ke RS Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan. Untuk mengurai kemacetan, Kanit Turjawali Satlantas Polres Padangpanjang Ipda AW Siregar melakukan pengaturan lalu lintas.

PADANGPANJANG, METRO
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di kawasan air terjun Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (30/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Setidaknya, kecelakaan itu melibatkan 10 kendaraan yang dipicu truk tronton mengalami rem blong.

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, 12 orang mengalami luka-luka dan bahkan ada yang sempat terjepit di dalam mobil yang ringsek. Tidak hanya itu, saking parahnya kecelakaan, ada kendaraan yang sampai terperosok ke sungai.

Kini, seluruh korban luka sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan. Kecelakaan beruntun juga sempat menimbulkan kemacetan parah, mengingat kondisi arus lalu lintas yang mulai padat sejak libur Natal dan Tahun Baru.

Agar tidak menganggu kelancaran arus lalu lintas, Satlantas Polres Padangpanjang bergerak cepat mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Selama proses evakuasi, dilakukan akses jalan diberlakukan buka tutup. Setelah kendaraan dievakuasi, arus lalu lintas kembali normal.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Yofie Girianto Putro, kecelakaan beruntun disebabkan oleh truk tronton yang mengalami rem blong. Truk itu melaju dari arah Padangpanjang menuju Padang, lalu menabrak kendaraan di depan maupun di sampingnya.

“Kondisi jalan menurun dan truk tiba-tiba saja mengalami rem blong. Sehingga truk tronton menabrak kendaraan yang di depannya dan terjadilah kecelakaan beruntun,” kata Kombes Pol Yofie saat meninjau lokasi kecelakaan, Rabu siang (30/12).

Kombes Pol Yofie menjelaskan, truk tronton bernopol BK 9991 XA hilang kendali sehingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya, lalu banting stri lagi dan menabrak kendaraan yang di sampingnya. Total, yang terlibat kecelakaan beruntun 10 kendaraan.

“Yang terlibat, truk tronton, kendaraan minibus hingga satu sepeda motor. Tidak ada korban jiwa, namun dilaporkan 12 orang dilarikan ke RS Ibnu Sina Padangpanjang karena mengalami luka-luka,” ungkap Kombes Pol Yofie.

Dikatakan Kombes Pol Yofie, seluruh kotban kecelakaan beruntun sudah dibawa rumah sakit. Sementara, satu di antaranya mengalami patah kaki. Sedangkan sopir truk sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Sopir kooperatif dan sudah diamankan. Untuk arus kendaraan di jalur penghubung Padang-Bukittinggi sempat macet, setelah kita evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan, arus lalu lintas saat ini kembali lancar,” pungkas Kombes Pol Yofie.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Padangpanjang, Iptu Saherman, mengatakan kecelakaan dipicu oleh truk tronton bermuatan karton packing yang melaju dari arah Padangpanjang menuju Padang mengalami gangguan pada rem sehingga hilang kendali.

“Berdasarkan keterangan sopir truk, ketika itu ia sudah berusaha menginjak rem, tapi Truk yang dikemudikan tetap melaju. Dugaan sementara memang penyebabnya lantaran truk mengalami rem blong. Sopir truk bernama Dedi sudah kita amankan,” kata Iptu Saherman.

Terkait arus lalu lintas, Iptu Saherman menjelaskan, di lokasi kejadian terjadi kemacetan. Namun, setelah petugas melakukan pengaturan, hingga arus kendaraan di sekitar lokasi kejadian telah lancar.

“Arus kendaraan sedikit padat, tetapi padat lancar. Saat kejadian itu saja sempat terjadi kemacetan dalam rentang waktu tidak lama. Untuk saat ini, arus sudah mulai normal,” ujar Saherman.

Untuk korban luka-luka yang dilarikan ke RS Ibnu Sina Padangpanjang, Saherman merinci nama-nama korban yaitu Muhammad Abiyyu Nasution, Fadhila Puja Sridevi, Saza, Musri Muneng, Nanda Kurniawan, Junaidi Efendi, Ucok, Nanda Fernando, Adinda, Wanda Putra, Romi Mulyanto, Zainudin, Sofianita Hasibuan.

“Sementara untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun, kendaraan minibus Agya BK 1875 YR, Toyota Kijang BA 1484 IH, Avanza BM 1770 JZ, Minibus Borneo BA 7079 SU, Avanza BM 1210 PG, Avanza BM 1169 YM, Rush BA 1670 ME, Inova BE 1607 KM, Truk Tronton BK 9991 XA,” ungkap Iptu Saherman.

Akibat dari laka lantas tersebut, Iptu Seharman menjelaskan, kendaraan yang terlibat laka mengalami kerusakan dan pengendara serta penumpang mengalami luka luka.

“Identifikasi dan olah tempat kejadian perkara dilakukan, peristiwa tersebut telah menimbulkan kerugian. Untuk kerugian diperkirakan mencapai 200 juta,” ujar Iptu Saherman.

Cerita Korban
Salah seorang korban tabrakan beruntun, Ucok (47) sopir Minibus merk Borneo BA 7079 SU mengungkapkan, dirinya sempat mengetahui ada truk yang melaju di belakang kendaraan yang dikemudikannya itu mengalami masalah.

“Saya diberi tahu penumpang ada truk yang terus melaju di belakangnya. Ya, saya sudah menduga truk itu bermasalah. Saya mendengar ada tabrakan di belakang saya. Saat itu pun saya punya firasat mobil saya juga akan ditabrak,” kata Ucok saat ditemui di rumah sakit.

Seketika, dikatakan Ucok, ia merasakan hantaman kuat truk tronton, sehingga kendaraan yang dikemudikanya langsung terjun ke sungai Lembah Anai. Ia bersama penumpang hanya bisa pasrah tercebur ke dalam sungai bersama kendaraanya.

“Saat ditabrak, saya cuma bisa pasrah. Ya, bibir dan dahi saya robek terbentuk stir mobil. Wajah berlumur darah, saya harus keluar dari mobil sebelum air tenggelam. Untung saja arus sungai tak begitu besar saya dan penumpang berhasil keluar dan dibawa petugas ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan, “ ungkap Ucok.

Pantauan Posmetro di IGD RS Ibnu Sina Padangpanjang, Ucok bersama kernet, Nanda (18) dan empat penumpang lainnya terlihat terbaring lemah dengan disela-sela pertolongan medis. Perban luka yang masih basah menempel di tubuhnya.

Puluhan jahitan terpaksa dirasakannya untuk menyelamatkan dirinya agar tidak kehilangan banyak darah. Penderitaan atas insiden kecelakaan itu, tak hanya dirasakan Ucok. Namun, cedera luka luka itu juga dirasakan kernet dan empat penumpang minibus rute Pariaman-Jambi itu. (rmd/rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional