Menu

Relokasi Kantor Cabang Sawahlunto, Bank Nagari Perkuat Layanan Digital

  Dibaca : 134 kali
Relokasi Kantor Cabang Sawahlunto, Bank Nagari Perkuat Layanan Digital
TANDA TANGAN PRASASTI— Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta didampingi Dirut Bank Nagari, M Irsyad menandatangani prasasti gedung Bank Nagari Cabang Sawalunto.

SAWAHLUNTO, METRO
Kabar baik bagi nasabah Bank Nagari cabang Sawahlunto. Bank Nagari sebelumnya berkantor di lantai 2 Pasar Remaja, akan pindah ke pertokoan Pasar Remaja Blok B. Dengan relokasi kantor tersebut, diharapkan memberikan kenyamanan bagi nasabah. Sekaligus dapat meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan masyarakat.

“Kami turut bersyukur atas dukungan dan kerja sama diberikan Pemko Sawahlunto. Di mana tahun ini, Wali Kota Sawahlunto melalui Disperindagkop memberikan izin untuk pindah kantor dengan menyediakan lokasi kantor yang lebih luas di pertokoan Pasar Remaja Blok B,” kata Direktur Utama Bank Nagari, Muhamad Irsyad saat Soft Opening Kantor Bank Nagari Cabang Sawahlunto, kemarin, yang Bertepatan Dengan HUT Sawahlunto, Selasa (1/12).

Turut hadir Wali Kota Deri Asta dan Wakil Wali Kota Sawahlunto, Forkopimda dan stakeholders terkait. Ia mengatakan pihaknya masih menanti izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk operasional bank. “Mudah-mudahan, secepatnya izin operasional terbit. Dan Bank Nagari Cabang Sawahlunto lebih maksimal melayani nasabah dan masyarakat,” ucapnya.

Untuk diketahui, Bank Nagari Cabang Sawahlunto sendiri hingga posisi Oktober 2020 tercatat aset Rp415,273 miliar, kredit tersalurkan Rp404,297 miliar. Sementara dana pihak ketiga Rp300,547 miliar dan laba Rp15,075 miliar.

Layanan Digital
Dirut M Irsyad menjelaskan perkembangan Bank Nagari di tengah pandemi Covid-19. Bank Nagari tetap terkendali dalam penanganan Covid-19. Pihaknya melakukan uji swab kepada 2.000 karyawan baik di Sumbar, Jakarta, Pekanbaru dan Bandung. Pihaknya juga tetap memberikan semangat, asupan gizi, vitamin dan sebagainya.

“Bahkan kami sudah bekerja sama dengan Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK Unand pimpinan Dr dr Andani Eka Putra MSc. Serta didukung oleh Gubernur Sumbar. Karena ini merupakan institusi keuangan, kami berterima kasih. Pasalnya, kami berperan terhadap transaksi keuangan, pembayaran dilakukan pemerintah kepada pihak ketiga. Dan juga keluar masuk uang ke Sumbar,” tuturnya didampingi Sekretaris Perusahaan Idrianis.

Irsyad mengungkapkan layanan digital membantu nasabah dalam mengakses layanan Bank Nagari. Buktinya, terjadi kenaikan 40 persen lebih dibanding tahun sebelumnya nasabah mengakses layanan digital Bank Nagari. “Tentu akses-akses yang dikehendaki masyarakat, bisa kita layani. Transaksi-transaksi yang terjadi tetap dilayani sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

Dari sisi perkreditan, sebut Irsyad, sebagai bank daerah kewajiban Bank Nagari memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat. “Diakui Bank Nagari tergerus sebagai dampak pandemi. Tapi kami memiliki ketahanan yang cukup dengan memberikan bantalan pada kredit jika terjadi masalah tanpa mengurangi estimasi laba untuk tahun 2020 ini,” tutur Irsyad.

Irsyad menyebutkan estimasi laba Bank Nagari sampai Desember 2020 diperkirakan Rp300 miliar. Meski estimasi di angka Rp275 miliar. “Berkat kerja sama pimpinan cabang maupun karyawan, estimasi laba bank kita lebihkan. Kami optimistis. Malahan, kami sudah menambahkan cadangan kerugian bank sesuai regulasi lebih kurang Rp 100 miliar. Jadi, ditotalkan tanpa dicadangkan Rp400 miliar. Lebih sedikit dari pada yang diestimasikan jika tidak ada Covid-19. InsyaAllah kita memberikan yang terbaik untuk pemegang saham,” ucapnya.

Bank Nagari sendiri, sebut Irsyad, memberlakukan restrukturisasi kredit bagi nasabah terdampak. Dan program ini sudah berjalan dengan baik. “Kami pun bekerja sama dengan Pemprov Sumbar dan segera diikuti Pemkab/Pemko pada 2021 yakni program kredit super mikro bersubdisi atau simamak dengan plafon maksimal Rp 3 juta. Untuk pedagang kecil dan akan membantu mereka serta pelaku usaha terdampak. Pada tahun 2021, akan kami kover mereka melalui penegasan pemerintah daerah. Mereka cukup membayar 2 persen dan sisanya lewat APBD. Ini salah satu kegiatan recovery ekonomi lewat perbankan terkhusus bank daerah. Mudah-mudahan 2021 lebih baik,” harapnya.

Irsyad menegaskan Bank Nagari memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM. Baik mudah akses, mudah lewat layanan digital, Bank Nagari ada di kabupaten kota. Kemudian persyaratan tidak sulit. “Tak hanya sekadar penyaluran, kami juga melakukan supervisi dengan memberikam edukasi penggunaan kredit dan berkegiatan dalam masa pandemi. Itu peran kita bagaimana memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Sumbar,” tukasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional