Close

Relawan ACT Bertahan Bersama Korban Gemp Pasaman dan Pasaman Barat

Pengecekan—Relawan ACT mengecek kondisi kesehatan warga korban terdampak gempa di Pasaman Barat.

PASBAR, METRO–Serius Membersamai Korban Gempa Pasaman dan Pasaman Barat, ACT Masih Bertahan dan Membersamai Warga Terdampak

Pasaman Barat, Kamis (10/03/2022), Gempa yang menghancurkan ribuan rumah warga di Pasaman dan Pasaman Barat menarik perhatian masya­rakat diseluruh Indonesia terutama lembaga kema­nusiaan. Salah satu Lembaga kemanusiaan yang masih bertahan membersamai warga terdampak sampai hari ini adalah Aksi Cepat Tanggap.

Setelah kejadian gempa, Presiden ACT yaitu Bapak Ibnu Khajar menurunkan beberapa armada, dian­taranya Humanity Food Truck, Humanity Food Bus, Armada Rescue Double Cabin, Ambulans Pre-Hospital, Dan Truk-Truk Logistik.

“InsyaAllah, kita akan terus membersamai ma­sya­rakat dan menghimpun donasi untuk pembangu­nan Hunian Sementara untuk warga terdampak Gem­pa. Dan Alhamdulillah kita juga di support oleh ACT cabang lain dan tim terlatih dari Jakarta,” Ujar Ahmad Diar yang saat ini sebagai PLT Kepala Cabang Pasaman Barat.

Dari rekapan data posko Wilayah ACT melaporkan, sebanyak 150 aksi sudah dilakukan yang terdiri dari distribusi pangan, tim medis, dan tim rescue. Total sebanyak 12.000 warga yang sudah menerima manfaat dari aksi-aksi ACT.

“kita sangat serius me­nangani ini, total 8 posko kita dirikan yang tersebar di Pasaman dan Pasaman Barat. Food Bus ACT Juga masih Stand by di depan kantro Bupati Pasbar, dan tentunya kita membuka kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam membersamai warga terdampak Gempa,” kata Ahmad Diar.

Bagi para dermawan yang berkeinginan ikut andil dalam membersamai warga terdampak dapat berdonasi melalui : Nyalakan alarm kemanusiaan! Kirim bantuan untuk Saudara terdampak, melalui Sedekah paling hebat di link https://indonesia­der­mawan.id/GempaSumbar, Atau transfer ke rekening ACT melalui, Bank Syariah Indonesia # 7178880076. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top