Menu

Relaksasi Pajak Disambut Antusias Warga

  Dibaca : 113 kali
Relaksasi Pajak Disambut Antusias Warga
URUS PAJAK— Masyarakat antre mengurus pembayaran pajak di kantor UPTD Samsat Padang di Jalan Asahan, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat.

RIMBO KALUANG, METRO
Para wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Padang menyambut antusias kebijakan relaksasi pandemi Covid-19 Pemprov Sumbar. Yaitu menghapuskan denda pajak kendaraan bermotor yang telah berlangsung di Kantor Pelayanan Samsat Kota Padang UPTD Pelayanan Pendapatan Provinsi.

Dari pantauan POSMETRO, Rabu (9/9), tingginya animo para wajib pajak dilihat dari ramainya menunaikan kewajibannya di Kantor Samsat Padang yang terletak di Jalan Asahan No 2, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat.

Salah seorang, warga yang ingin membayar pajak, Riki (38) mengatakan, kebijakan tersebut sangat membantu sekali ditengah situasi saat ini. “Alhamdulillah kebijakan tersebut, cukup membantu di tengah pandemi saat ini. Kita memanfaatkan kesempatan ini,” kata warga Lubukbuaya itu.

Warga lainnya, Ramli (34) menjelaskan, bahwa dirinya mengurus surat balik mutasi kendaraan dari luar Jakarta yang akan dimutasikan ke nopol Padang. “Karena gratis biaya mutasi di Sumbar, saya memanfaatkan kesempatan ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD Samsat Padang, Hidayat Dahlan mengatakan, penghapusan dan pembebasan pajak tersebut yaitu penghapusan sanksi administrasi atau denda PKB dan BBNKB untuk wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak dari 1 September hingga 31 Oktober.

“Ini kabar baik untuk masyarakat, dalam situasi Covid-19 ini, pemerintah memberikan keringanan pemutihan denda pajak dan gratis balik nama berlaku dua bulan ke depan,” ungkap Hidayat.

Ia menambahkan, program tersebut, berlaku untuk umum. Artinya siapa saja dapat memanfaatkan program itu dalam waktu yang ditentukan dalam Peraturan Gubernur Nomor 60 tahun 2020.

“Jadi siapa saja bisa manfaatkan. Baik bagi yang terlambat bayar pajak karena kendala keuangan sebab wabah Covid-19 atau lainnya hingga bagi yang terlupa atau lalai membayar kewajibannya. Semoga program ini selanjutnya meningkatkan kepatuhan wajib pajak,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat segera memanfaatkan program tersebut dengan mendatangi kantor Samsat dan mengikuti prosedur yang berlaku agar aman dan nyaman saat melakukan perjalanan karena sudah taat pajak.

“Ada 4 item yang dilakukan dalam relaksasi keringanan pajak yaitu penghapusan denda pajak kendaraan bermotor, penghapusan denda biaya balik lama kendaraan bermotor (BBNKB), dan penghapusan denda asuransi jasa raharja (SWDKLLJ),” terangnya.

Kemudian kata Hidayat, pembebasan biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) untuk nomor polisi BA Sumbar dan nomor polisi non BA atau luar Sumbar. “Mari kita ramai-ramai balik nama kendaraan, yang tadinya B menjadi BA, kemudian BA yang belum atas nama yang menguasai maka segera balik nama, biar kepemilikan kendaraannya atas nama yang menguasai,” tukasnya.

Di sisi lain, alumni Fakultas Hukum Unand itu mengingatkan prosedur tetap yakni protokol kesehatan tetap diterapkan bagi pengunjung maupun pegawai UPTD Samsat Padang. “ Bagi pengunjung UPTD Samsat wajib memakai masker, bagi yang tidak memakai masker tidak akan kita layani. Selain itu, wajib mencuci tangan, cek suhu tubuh maupun wajib menjaga jarak,” tandasnya. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional