Close

Rela Antrean Berjam-Jam demi Sekolah Favorit, SMP Negeri masih Kekurangan Kuota

BERDESAK-DESAKAN— Orang tua calon siswa harus antrea dan berdesak-desakkan untuk menunggu pemanggilan nomor antrean oleh panitia PPDB di SMP Negeri 7, Jalan Lolong Belanti, Selasa (2/7). SMP 7 merupakan salah satu sekolah favorit dalam sistem zonasi. Kuota penerimaan siswa sudah melebihi dari siswa yang mendaftar. (milna miana/posmetro)

lolong,metro  – Pendaftaran tahap II Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri di Kota Pasang mulai dibuka, Selasa (2/7), salah satunya di SMP Negeri 7. Selama proses pendaftaran berlangsung, orang tua calon peserta didik tampak berdesak-desak demi menunggu nomor antrean.

Sebagian orang tua yang saat itu mendaftarkan putra-putrinya mengeluhkan atas kejadian tersebut. Menurut sejumlah keterangan orang tua, kejadian tersebut terjadi bukan hanya di SMP 7, melainkan juga terjadi di sekolah lain.

“Saya datang dari jam 7, pertama ngambil formulir dulu di depan habis itu baru ke ruang guru ini. Padahal saya menunggu dari pagi tapi tidak juga terpanggil-panggil nama anak saya, mungkin karena antriannya tidak rapi,” kata salah seorang orang tua calon siswa yang enggan disebutkan namanya itu, Selasa (2/7).

Warga lainnya, Mifnathul (39) mengaku, tidak mengalami kendala berarti selama proses pendaftaran. Namun, antrean yang kurang teratur membuat proses pendaftaran terlihat berantakan akibatnya sebagian orangtua calon siswa merasa kewalahan.

“Kebetulan rumah dekat sini, saya datang cepat-cepat biar cepat juga selesainya. Tapi sampai sekarang masih menunggu panggilan. Tadi ada yang telat masukin formulirnya malah cepat terpanggil nama anaknya, kan ini enggak teratur ya,” keluh Mifnathul.

Meskipun demikian, Mifnathul berharap anaknya bisa lulus masuk ke SMP 7. Dia memilih daftar PPDB melalui jalur zonasi karena anaknya memiliki nilai UN 25. Apalagi berkas-berkas yang sudah dipersiapkan diperkirakan sudah memenuhi persyaratan.

“Saya tinggal di Lolong dekat Masjid Taqwa, ambilnya jalur zonasi. Mudah-mudahan anak saya masuk,” harap Mifnathul.

Menyikapi kondisi antrean yang kurang rapi itu, Posmetro mencoba melakukan konfrimasi kepada Kepala SMP Negeri 7 untuk dimintai tanggapannya. Namun, setelah menunggu cukup lama di depan ruangannya, kepala sekolah masih belum bisa dimintai keterangannya dengan alasan oleh salah seorang satpam sekolah sedang tidak ada di ruangan.

Pantauan Posmetro di SMP 7 Padang, di Jalan Lolong Belanti, sempat terjadi aksi saling dorong orang tua calon siswa yang sedang menunggu antrean sejak pukul 10.00 WIB. Sampai pukul 11.00 WIB para orang tua calon siswa di SMP 7 masih menunggu antrean sambil duduk ditempat yang sudah disediakan oleh panitia.

Tampak petugas di depan pintu ruang guru memanggil nomor antreaan untuk menyerahkan verifikasi berkas pendaftaran. Dia juga menjelaskan kepada orang tua calon siswa terkait proses tahapan PPDB selanjutnya.

Hal serupa juga terjadi di SMP 25 Padang di Jalan Beringin Raya, Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara. Hingga pukul 11.15 WIB masib ada puluhan calon siswa yang belum dipanggil untuk verifikasi berkas pendaftaran. Calon siswa beserta orangtua, rela antrean sambil duduk di lapangan SMP 25.

Fadilla, salah satu calon siswa mengaku memilih melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 25. Karena menurut dia, mutu sekolah itu bagus di Padang. Warga Ulak Karang ini daftar PPDB melalui jalur zonasi karena dia memiliku nilai UN 24.

“Berharap dapat di sini, karena jarak rumah ke sekolah tidak terlalu jauh, maka saya daftar memilih yang zonasi dengan nilai ujian nasional,” tutur Fadilla.

Daya Tampung Setiap Sekolah

Berdasarkan psb.diknaspadang.id, hingga pukul 15.28 WIB, sejumlah SMP Negeri dalam PPDB hari pertama ini ternyata masih kekurangan kuota. Masing-masing SMP tersebut adalah SMP 37 jumlah pendaftar 37 dengan daya tampung 58 siswa, SMP 43 Padang jumlah pendaftar 70 orang dengan daya tampung 84 siswa.

Selanjutnya, SMP 40 jumlah pendaftar baru 57 orang dengan daya tampung 81 siswa, SMP Negeri 39 jumlah pendaftar 106 orang dengan daya tampung 110 siswa, SMP Negeri 32 jumlah pendaftar 144 dengan daya tanpung 199 siswa, dan SMP Negeri 10 jumlah pendaftar 211 dengan daya tampung 243 siswa.

Kemudian, SMP Negeri 19 jumlah pendaftar 105 dengan daya tampung 201, SMP Negeri 26 dengan jumlah pendaftar 162 orang dan daya tampung 208 siswa, SMP Negeri 27 jumlah pendaftar baru 169 dengan daya tampung 189 siswa, SMP Negeri 2 jumlah pendaftar 177 dengan daya tampung 217 siswa, dan SMP Negeri 22 jumlah pendaftar 220 dengan daya tampung 236 siswa.

Adapun sekolah yang sudah melebih daya tampung yakni, SMP Negeri 7 jumlah pendaftar mencapai 283 orang dengan daya tampung 212 siswa, SMP Negeri 25 jumlah pendaftar 279 dengan daya tampung 209 siswa, SMP Negeri jumlah pendaftar 238 dengan daya tampung 238, SMP Negeri 3 jumlah pendaftar 150 orang dengan daya tampung 135 siswa.

Berikutnya, SMP Negeri 4 jumlah pendaftar 218 dengan daya tampung 189 siswa, SMP Negeri 5 jumlah pendaftar 301 dengan daya tampung 214, SMP Negeri 6 Padang jumlah pendaftar 184 dengan daya tampung 161, SMP Negeri 8 jumlah pendaftar 243 dengan daya tampung 207, dan SMP Negeri 9 jumlah pendaftar 221 dengan daya tampung 185 siswa.

Sedangkan, SMP Negeri 11 jumlah pendaftar 263 orang dengan daya tampung 183 siswa, SMP Negeri 12 Padang jumlah pendaftar 244 orang dengan daya tampung 216 siswa, SMP Negeri 13 jumlah pendaftar 287 orang dengan daya tampung 239 siswa, SMP Negeri 14 Padang jumlah pendaftar 246 dengan daya tampung 220 siswa.

Lalu, SMP Negeri 15 Padang jumlah pendaftar 182 dengan daya tampung 179 siswa, SMP Negeri 16 Padang jumlah pendaftar 252 dengan daya tampung 251 siswa, SMP Negeri 17 Padang jumlah pendaftar 249 orang dengan daya tampung 213 siswa, SMP Negeri 18 Padang jumlah pendaftar 305 orang dengan daya tampung 174 siswa.

Sementara, SMP Negeri 20 jumlah pendaftar 319 dengan daya tampung 252 siswa, SMP Negeri 21 jumlah pendaftar 263 orang dengan daya tampung 212 siswa, SMP Negeri 24 jumlah pendaftar 327 orang dengan daya tampung 216, SMP Negeri 30 Padang jumlah pendaftar 209 dengan daya tampung 188 siswa, SMP Negeri 31 Padang jumlah pendaftar 285 dengan daya tampung 203 siswa.

Teakhir, SMP Negeri 33 jumlah pendaftar 170 orang dengan daya tampung 159 siswa, SMP Negeri 34 jumlah pendaftar 289 orang dengan daya tampung 188 siswa, SMP Negeri 35 jumlah pendaftar 170 orang dengan daya tampung 162 siswa, SMP Negeri 41 jumlah pendaftar 95 dengan daya tampung 95 siswa, dan SMP Negeri 42 jumlah pendaftar 88 orang dengan daya tampung 77 siswa.

Sebagai informasi, sesuai dari petunjuk teknis (juknis) Dinas Pendidikan Kota Padang, pelaksanaan PPDB tahap II akan berlangsung selama dua hari Selasa (2/7) dan Rabu (3/7) untuk pendaftaran langsung ke sekolah yang dituju dan verifikasi berkas pendaftaran.

Pengumuman penerimaan dilakukan pada 4 Juli, adapun proses daftar ulang dilaksanakan pada 4-5 Juli. (mil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top