Close

REI Sumbar Undang Wako Payakumbuh jadi Narasumber

FOTO BERSAMA—REI Sumbar usai audiensi dengan wali Kota Payakumbuh foto bersama.

POLIKO, METRO–Dewan Pengurus Dae­rah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sumatera Ba­rat menemui Wali Kota Riza Falepi di kantor wali kota, Senin (10/1). Ketua DPD REI Sumbar Ardinal di­dampingi Wakil Ketua Wahyu Iramana Putra, Sekretaris Satria Eka Putra, dan pengurus lainnya mengatakan kedatangan mereka untuk melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Wali Kota Riza Falepi, setelah DPD REI Sumbar melayangkan surat pada 13 Desember 2021 lalu kepada wali kota.

“DPD REI ini merupakan organisasi yang anggotanya adalah para pe­ngembang (developer) atau kontraktor. Pertama sekali kami ingin menyampaikan selamat kepada Kota Payakumbuh yang telah meraih penghargaan juara 1 pelayanan perizinan terbaik se Indonesia,” kata Ardinal.

Ardinal juga menyampaikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh yang mampu melayani Peri­zinan Bangunan Gedung (PBG) dengan baik sebagai pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), karena untuk saat ini di beberapa daerah lain belum merata PBG nya.

“Dengan mengetahui kalau Kota Payakumbuh sudah mengeluarkan PBG, maka ini bisa menjadi pedoman untuk menyampaikan ke daerah lain,” kata Ardinal.

Ditambahkan Ardinal, Kota Payakumbuh Perda RTRWnya sudah selesai. REI Sumbar salut dengan kinerja Wali Kota Riza Fa­lepi yang membuat regulasi dan disambut baik semua instansi terkait guna mendukung kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

“Wako Riza membantu pembuka jalan untuk melepaskan dari persoa­lan regulasi baru, seperti PBG yang belum merata ini di semua daerah,” kata Ardinal.

Untuk itu, diamini pengurus DPD REI lainnya, Ardinal akan mengundang Wali Kota Riza Falepi da­lam acara rakerda untuk menjadi narasumber yang berbagi ilmu tentang apa yang membuat payakumbuh mendapat penghargaan sebagai daerah de­ngan pelayanan perizinan terbaik dan juga bagai­mana PBG yang juga su­dah dikeluarkan oleh Pem­ko Payakumbuh.

“Nanti akan ada sesi diskusi bagaimana persoalan-persoalan peri­zinan masih banyak terjadi di daerah lain. Di Kota Payakumbuh perizinan ini “lamak caronyo”, percepatan investasi terjawab oleh Kota Payakumbuh yang terbaik dalam persoalan izin. Kawan saya di Medan saja memperta­nyakan, kenapa Kota Pa­yakumbuh bisa dahulu keluar PBG nya,” jelas Ardinal.

Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi menyampaikan sebagai pemerintah sudah menjadi komitmennya untuk melayani masyarakat dan mempermudah investasi, bagaimana setiap urusan selesai secepatnya, artinya mempercepat urusan dengan tidak berlama-lama. “Untuk menyediakan kemu­dahan itu, kita bekerja dengan baik dan tidak minta yang aneh-aneh. Mudah-mudahan kita bisa meningkatkan support IT yang saat ini masih se­adanya. Daerah kita bukan daerah kaya, maka harus berhemat, maka kita optimalkan anggaran sedikit supaya pelayanan maksimal,” kata Riza.

Riza juga menambahkan, untuk menjamin komitmen pemerintah agar urusan pelayanan dipriotitaskan, terkait perizinan diharapkan selalu bersih dan tidak merepotkan investor. “Investor besar banyak di REI, bagi kota ini dampaknya dengan mereka buat rumah, harga tanah naik, seterusnya membuka lapangan kerja. Banyak perumahan di Ko­ta Payakumbuh akan memiliki dampak kepada se­tidaknya 11 sektor, dian­taranya PDAM,” kata Riza.

Audiensi tersebut juga dihadiri oleh Kepala DPMPTSP Kota Payakumbuh Harmayunis, Kepala Dinas LH Devitra, Kepala Dinas Perkim Marta Minanda, dan Kabid Bina Konstruksi dan Perizinan Bangunan Dinas PUPR Yulia Fitri. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top