Menu

Realisasi Dana Desa Tahap I dan II Sumbar Belum Tuntas

  Dibaca : 1071 kali
Realisasi Dana Desa Tahap I dan II Sumbar Belum Tuntas
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 

alokasi dana desa

PADANG, METRO–Hingga saat ini, dana desa tahap I dan tahap II di Sumbar belum juga terealisasi 100 persen. Hal ini berdampak kepada belum dapat dicairkannya dana desa tahap III. Karena, dana tahap III ini baru bisa dicairkan jika dana desa tahap I dan II telah direalisasikan 100 persen.

Dengan begitu, Pemprov Sumbar mengimbau untuk melakukan percepatan perealisasikan dana desa tahap I dan II di Sumbar. Sedangkan hingga awal November 2015, dana realisasi dana desa ini telah mencapai 80 persen dan terus dipercepat pelaksanaannya.

”Kita targetkan pertengahan November ini, bisa tuntas seratus persen hingga dana desa tahap III juga segera bisa dicairkan,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sumbar, Syafrizal Ucok saat dihubungi, Jumat (6/11).

Menurutnya, secara umum pelaksanaan dana desa di Sumbar tidak ada masalah. Hal itu dikarenakan sejak awal pelaksanaan program ini telah dilakukukan persiapan berbagai mekanisme pelaksanaan, pelaporan dan pengawasan. Sehingga, dalam realisasinya tidak ada persoalan yang berarti.

Dia berharap, target penyelesaian program dana desa tahap I dan II bisa tercapai pada pertengahan bulan ini atau paling lambat akhir November 2015. “Dana desa tahap III masih tersisa 20 persen dari total anggaran untuk masing-masing desa. Dana itu akan dicairkan setelah pelaksanaan program dana desa tahap I dan II rampung,” tuturnya.

Penyaluran dana desa menurut Syafrizal dilakukan tiga tahap. Tahap pertama pada Mei 2015 sebesar 40 persen. tahap II pada Agustus sebesar 40 dan tahap III sebesar 20 persen pada November atau Desember 2015. Di Sumbar menurutnya, ada 12 kabupaten dan dua kota yang mendapatkan dana tersebut.

Kota yang masih menerima dana itu masing-masing Kota Sawahlunto dan Kota Pariaman. Hal itu dikarenakan pada dua kota ini memiliki desa. “Total ada 880 nagari dan desa yang mendapatkan bantuan, sekitar Rp300 juta per nagari,” ujarnya.

Selain dana desa, tenaga pendamping desa menurut dia juga tengah dipersiapkan. Seleksi tahap I untuk tanaga pendamping ini juga sudah dilakukan. Sedangkan berkas peserta yang mengikuti seleksi telah diserahkan ke pusat. Untuk selanjutnya, Pemerintah Pusat yang akan menentukan siapa yang lulus.

”Bagi pendamping yang dinyatakan lulus tahap I, akan mengikuti tes pada Senin (9/11). Hasil inilah yang menentukan mereka apakah lulus menjadi pendamping desa,” sebut Pj Bupati Dharmasraya ini. (da)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional