Close

Razia Salon dan Panti Pijat, 16 Wanita dan 3 Pria Diamankan di Kota Padang

SALON PLUS-PLUS— Sebanyak 16 wanita dan 3 pria diamankan petugas Satpol PP saat melakukan razia sejumlah salon dan panti pijat, Kamis (17/2) sore. Bahkan, tiga pasangan ditemukan dalam kamar di salah satu panti pijat.

TAN MALAKA, METRO–Salon dan Panti Pijit dirazia Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang pada, Kamis (17/2) sore. Dalam razia tersebut petugas terpaksa amankan 16 orang wanita dan 3 orang laki-laki, di lokasi yang dilakukan pemeriksaan dibeberapa titik lokasi panti pijat.

“Di salah satu panti pijat, ada tiga pasangan yang kita amankan dari dalam kamar, sepertinya sedang melaksanakan pijat,” ujar Mursalim, kemarin.

Ia menjelaskan, bahwa Razia Pekat tersebut digelar Satpol PP Padang, untuk antisipasi atas laporan ma­syarakat yang merasa resah ulah aktifitas di panti pijat tidak sesuai dengan tujuannya.

“Masyarakat sudah resah dengan aktivitas panti pijat yang diduga ada plus-plusnya, membuat ma­syarakat sekitar menjadi resah,” katanya.

Setelah mengamankan penghuni salon, menurut Mursalim, akan dilakukan pemanggilan kepada se­jumlah tempat, yang melayani kegiatan yang melanggar norma-norma dan aturan. Pengelola panti pijat tersebut diberikan surat panggilan menghadap PP­NS Pol PP Padang.

“Semua yang kita aman­kan dilakukan pendataan dan pemeriksaan oleh PPNS. Sesuai prosedur, jika ada yang ditemukan nanti diindikasi lakukan maksiat, kita kirim untuk dibina lebih lanjut Panti Rehabilitasi Andam Dewi Solok,” ucapnya.

Semenara, tahap pen­cegahan kepada belasna wanita dan 3 pria yang terjaring tersebut, harus mem­buat surat perjanjian dan pernyataan di Mako Satpol PP. Selain itu juga dilakukan tes darah, Scree­ning HIV dan Penyakit Me­nular Lainnya (PML).

“Kita mengimbau kepada seluruh pengusaha panti pijat dan salon yang ada di Kota Padang, agar benar-benar berusaha sesuai dengan aturan dan tidak menambah dengan plus-plus. Sehingga tidak menganggu ketertiban serta norma-norma yang berlaku di Kota Padang,” tegasnya.

Menurut Mursalim, Pem­ko Padang tidak me­larang pengusaha melakukan usahanya, namun jangan ada tambahan yang membuat ma­sya­rakat resah ulah usaha yang dimiliki. “Kita juga ingatkan kepada seluruh pengusaha yang ada di Kota Padang, personil Satpol PP akan terus lakukan pengawasan, jika ditemukan kegiatan yang melanggar akan kita akan berikan tindakan tegas,” pungkasnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top