Menu

Ratusan  Warga Binaan di Lapas Kelas II B Paya­kumbuh Disuntik

  Dibaca : 114 kali
Ratusan  Warga Binaan di Lapas Kelas II B Paya­kumbuh Disuntik
SUNTIK VAKSIN— Wakil Wali Kota Erwin Yunaz memantau pelaksanaan vaksinasi di Lapas Kelas II B Payakumbuh .

SUDIRMAN, METRO–Ratusan orang warga Bi­naan di Lapas Kelas II B Paya­kumbuh mengikuti Vaksin Co­vid-19 perdana yang digelar di Aula Lapas setempat, Selasa (29/6). Beragam ekpresi mun­cul dari Warga Binaan Per­masyarakatan yang rata-rata tersandung kasus Narkoba itu.  Ada yang tenang, ada yang sedikit gelisah dan ada juga yang tampak gugup. Satu per­satu warga binaan dikum­pulkan oleh petugas sebelum melakukan pemeriksaan/sk­rening kesehatan. Setelah lulus pemeriksaan kesehatan beru­pa pengukuran suhu tubuh, tekanan darah/tensi dan wa­wancara. Mereka diminta me­nunggu hingga dipanggil untuk disuntik/divaksin.

Belasan petugas kese­ha­tan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas telah bersiaga di meja mereka masing-masing. Satu persatu warga binaan mulai dipanggil untuk di suntik. Ada yang sedikit menarik, beberapa orang WBP terlihat sedikit takut, mereka beberapa kali bertanya kepada petugas, terkait sakit/tidak divaksin, bahkan ada yang memeluk petugas Lapas saat jarum suntik mulai masuk ke lengan mereka.

Wakil Wali Kota Payakum­buh, Erwin Yunaz dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bakh­rizal serta Kalapas, M. Kha­meily yang memantau lang­sung kegiatan Vaksinasi ter­sebut memberikan du­ku­ngan dan semangat kepada mere­ka yang mengikuti vak­sinasi.

Menurut Erwin Yunaz, saat ini jumlah warga Payakumbuh yang telah mengikuti Vaksinasi mencapai angka 30.000 dari target 80.000. Jumlah tersebut diprediksi akan terus bertam­bah. Ia juga mengapresiasi WBP yang mendukung upaya pemerintah dalam pelak­sana­an Vaksinasi.  “Untuk Paya­kum­buh, antusias ma­syarakat sangat tinggi. Hingga saat ini capaian kita telah mencapai angka sekitar 30.000 orang. Dan hari ini kita ap­resiasi WBP di Lapas Paya­kumbuh yang juga mengikuti vaksinasi,” ucap Erwin.

Ia juga menambahkan, masyarakat tidak perlu takut untuk mengikuti Vaksinasi, karena sejauh ini belum ada Kejadian Ikutan Pasca Imu­nisasi (KIPI) yang berdampak pada mereka yang telah di vaksin.

Sementara Kalapas Kelas II B Payakumbuh, M. Khameily menyebutkan bahwa sebe­lumnya memang terdapat sejumlah WBP dan pegawai Lapas yang Positif Covid-19, namun mereka semua telah sembuh. Untuk itu pihaknya mendukung Program Peme­rintah dalam pelaksanaan Vaksinasi.  “Sebelumnya pada tahun 2020 lalu memang ada WBP dan pegawai kita yang Positif COVID-19, namun sete­lah menjalani Isolasi mandiri akhirnya sembuh/negatif. Ten­tu kita sangat mendukung Program Pemerintah terkait Vak­sinasi ini,”  sebut Khameily didampingi petugas Lapas, Daniel Sihombing.

Khameily juga menam­bahkan, semula jumlah warga binaan yang mengikuti Vak­sinasi pertama tersebut ada­lah 189 orang, karena hanya mereka yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), Namun belakangan keselu­ruhan nya (289 orang. Red) akan di vaksin.  “Semula me­mang hanya 189 orang yang akan kita vaksin, namun agar semua WBP bisa terlindungi, maka semuanya akan di vak­sin hari ini,” tutupnya.

Salah seorang WBP yang minta namanya tidak ditulis, menyebutkan ia mengikuti Vaksinasi agar bisa segera kembali ke keadaan seperti semua, sehingga bisa dikun­jungi sanak saudaranya.  “Sa­ya rindu keluarga, mudahan dengan Vaksinasi ini keadaan bisa normal dan bisa dikun­jungi lagi oleh keluarga,” sebut Pria yang tersandung kasus Narkoba itu.  Hingga saat ini, pihak LPKA masih belum mem­buka layanan tatap muka bagi keluarga/masyarakat yang ingin melakukan kunju­ngan tatap muka ke Lapas yang berada di Pusat Kota itu. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional