Close

Ratusan Penyuluh Pertanian Swadaya Dikukuhkan

PENGUKUHAN— Bupati Indra Catri mengukuhkan beberapa penyuluh dari ratursan penyuluh pertanian swadaya dengan simbolis mengenakan topi kepada penyuluh.

AGAM, METRO – Bupati Agam, Dr. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah, mengaku bangga dengan telah dikukuhkannya 225 Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS). PPS diharapkan dapat mendorong pembangunan pertanian di daerah itu.

“Kita tidak mungkin mengandalkan penyuluh yang hanya beberapa orang untuk memajukan pertanian di daerah seluas ini. Semoga ini dapat menambah semangat dan keyakinan dalam bekerja serta bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Indra.

Dikatakan, Kabupaten Agam merupakan daerah pertanian dan skala prioritas pembangunannya adalah pertanian. Berawal dari itu, kebutuhan pokok masyarakat dan komoditas yang dijual adalah sektor pertanian. “Hal ini akan menjadi motor penggerak sektor ekonomi lain untuk membiayai kehidupan. Pada akhirnya dapat mengentaskan kemiskinan serta menghindari kebodohan di tengah masyarakat,” sebut Indra.

Menurutnya, sampai saat ini sektor pertanian masih belum modern, ada kemajuan tapi tidak begitu pesat. Bisa saja dipengaruhi kurangnya minat masyarakat bertani, pengetahuan petani, penggunaan bibit, pemeliharaan dan tataniaga serta pasca panennya.

“Untuk mengatasinya, pemahaman masyarakat harus ditingkatkan. Para petani perlu diberikan pengetahuan yang cukup, karena penggunaan alat modern saja sulit bagi petani untuk mengerti,” ujar Indra.

Bupati berharap, penyuluh dapat memberikan kontribusi untuk memajukan sektor pertanian. “Jika masing-masing bekerja 2 jam sehari, sudah berapa masyarakat yang dicerdaskan dalam bertani,” kata Indra.

Kepada Dinas Pertanian Agam, Isman Imran menyebutkan, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang ada saat ini 87 orang, terdiri dari 65 PNS dan 22 THL yang saat ini dalam proses pengangkatan jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Dengan jumlah WKPP begitu luas, tidak mungkin tersentuh seluruhnya dengan kegiatan penyuluhan oleh PPL yang ada,” sebut Isman.

Menurutnya, dari luas lahan petanian di Agam, keberadaan PPS sangat dibutuhkan untuk membantu PPL yang ada dalam pemerataan penyebaran informasi teknologi pertanian, pembinaan dan bimbingan kepada petani.

Bupati Agam mengukuhkan 225 PPS di GOR Padang Baru Lubuk Basung, Kamis (28/3). Pengukuhan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Sumbar, Chandra, Kepala Dinas Pangan Sumbar, Efendi, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Afrizal Arman, Balai BPTPH Sumbar, Suhardi, BPTP Sukarami, Muharda nil, Balitbu Sumbar, Martias Maad dan lainnya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top