Menu

Ratusan Pedagang Ikan Booking Lantai I

  Dibaca : 1494 kali
Ratusan Pedagang Ikan Booking Lantai I
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 
Ratusan Pedagang Ikan Booking Lantai I-web

MASIH BERTAHAN– Pedagang ikan di Jalan Sandang Pangan dan Kompleks Adabiah masih bertahan di kios-kios penampung. Mereka berharap bisa dipindahkan ke lantai I jika Blok IV tuntas pengerjaannya.

PASAR RAYA, METRO–Pembangunan Blok IV Pasar Raya yang sedang berlangsung memberikan harapan baru bagi ratusan pedagang ikan. Jika pembangunan itu selesai, mereka berharap segera ditempatkan di lantai I.

“Sesuai rencana Dinas Pasar, Blok IV itu khusus untuk kawasan pedagang ikan, daging dan ayam. Kami berharap segera menempati lantai I,” ujar Ketua Pedagang Ikan Pasar Raya Padang, Awal  (41), Kamis (13/8).

Menurutnya, lantai I tepat jika ditempati pedagang ikan, karena ikan termasuk komoditi yang paling banyak bersentuhan dengan air dibandingkan daging dan ayam.  Jika diletakkan di lantai II, maka limbah yang dihasilkan pedagang ikan dapat menimbulkan banyak dampak negatif. Pedagang yang berada di lantai bawah akan komplain dengan limbah dari pedagang ikan.
“Kami berharap agar bisa menempati lantai I. Jika ikan di lantai I, maka ayam dan daging di lantai II pasti dicari orang,” terang Awal.

Di sisi lain, menurut Awal,  karakter pedagang ikan susah diatur. Jika mereka ditempatkan di lantai II, Awal khawatir, pedagang tidak betah dan kemudian berpencar mencari tempat lain.

Saat ini, ada sekitar 200 orang pedagang ikan di Pasar Raya Padang. Sebagian besar berjualan di sepanjang jalan Kompleks Adabiah. Sementara sebagian lagi berjualan di jalan Sandang Pangan. Jika pembangunan Blok IV selesai, ia yakin, semua pedagang ikan kompak berjualan di lantai I Blok IV.

Sebelumnya, pedagang sudah berkoordinasi dengan kepala Dinas Pasar tentang penempatan.  Sejak awal,  semua pedagang ikan mendukung rencana pembangunan pasar yang dilakukan Pemko, termasuk pembangunan Blok IV.

Demi mendukung pelaksanaan proyek, sebanyak 15 pedagang ikan tergusur  karena terkena pemagaran proyek. “Bagi kami pembangunan itu penting dan harus didukung, karena tempat itu dibangun untuk kita,” terang Awal lagi.

Dikatakannya, sejak tahun 2009, pedagang ikan sudah menderita karena terpaksa keluar dari lantai II Inpres II yang rusak pascagempa.  Dan sejak itu, pedagang ikan menempati jalan Komplek Adabiah. “Sudah enam tahun kami menempati jalan ini dengan  kondisi yang becek dan tak layak. Makanya, kami ingin segera menempati Blok IV,” kata Awal.

Ia berharap pembangunan Blok IV berjalan lancar. Sehingga pada awal tahun 2016, semua pedagang ikan bisa berjualan dengan nyaman di Blok IV lantai I.

Namun, jika tak dapat berjualan di lantai I, pedagang berharap tetap menempati lokasi sepanjang jalan Komplek Adabiah yang sekarang mereka tempati. “Kami tetap ingin ditempatkan di lantai I. Jika tidak, biar kami tetap di sini. Benahi saja jalan ini lagi,” pungkasnya lagi.

Pantauan POSMETRO, lokasi sepanjang jalan Komplek Adabiah becek. Bau menyengat tercium saat memasuki kawasan ini. Meski dalam kondisi tidak layak, sejumlah pedagang tetap bertahan di sana. Sementara pengunjung   sepi.

Kepala Dinas Pasar Padang Hendrizal menjelaskan, jika Blok IV dibangun dua lantai. Akan tetapi untuk penempatan, Dinas Pasar tidak akan ikut campur. Semuanya tergantung kepada musyawarah dan mufakat antar pedagang. “Kita dari dinas tidak akan intervensi soal penempatan. Semuanya tergantung musyarawah mufakat pedagang,” kata dia. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional