Menu

Ratusan Atlet Arung Jeram Terlibat di SGRWC 2019

  Dibaca : 140 kali
Ratusan Atlet Arung Jeram Terlibat di SGRWC 2019
TAKLUKAN—-FAJI Banyumas saat menaklukkan arus deras yang menantang Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Sijunjung dalam kejuaraan Silokek Geofest Rafting World Cup 2019. (endo/posmetro)

SIJUNJUNG, METRO – Ratusan atlet Arung Jeram yang ikut berpartisipasi meramaikan Kejuaran Dunia Silokek Geofest Rafting World Cup (SGRWC) 2019 di Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Sijunjung sukses menaklukkan dua kategori pertandingan. Di antaranya sprint dan head to head yang dipertandingkan, Selasa (12/11) dari empat kategori yang dipertandingkan.

Dalam kategori sprint dan head to head yang dipertandingkan tersebut ada beberapa kelas, yaitu open women, open men, master men, master women, junior men, dan junior women.

Khususnya di kategori sprint kelas open women, tim asal Banyumas berhasil mencatatkan waktu tercepat dengan catatan waktu 00:01:40,30 WIB dengan lintasan sepanjang 500 meter di Sungai Batang Kuantan Kabupaten Sijunjung.

Rudiana Nur Safitri atlet asal FAJI Banyumas itu usai mendengarkan bahwa timnya mendapatkan peringkat pertama dalam kelas open women kategori sprint histeris bahagia. Ia mengatakan, bahwa ia tidak menyangka bisa menjadi peringkat pertama pada kejuaraan yang levelnya internasional tersebut.

“Gak nyangka aja yang pasti mas, ini kan ajang internasional, ini juga kali pertama Banyumas ikut iven skala internasional, dapat peringkat 1 itu rasanya subhanallah mas, seneng banget,” kata Rudiana.

Dikatakan, FAJI Banyumas sendiri di kelas open women sebelumnya juga pernah mengikuti ajang-ajang Arung Jeram skala nasional, namun tidak semua atlet FAJI Banyumas yang ikut dalam Kejurnas tersebut.

“Kejurnas sudah, tapi kan atlitnya di pilih ga setim sama yang sekarang, untuk saat ini kami terharu bisa mendapatkan peringkat pertama mas,” ujar Rudiana.

Sementara itu, usai kejuaraan SGRWC 2019, Rudiana mengatakan tim FAJI Banyumas belum ada jadwal lagi untuk mengikuti iven selanjutnya.”Abis ini belum ada jadwal lagi mas,” kata Rudiana.

Sementara itu, Chief Judge Endang Muttakin mengatakan, sistem penilaian dilakukan dengan sistem catatan-catatan waktu. “Kita menggunakan sistem penilaian catatan-catatan waktu, sejak dari start hingga finish kita catat, selain kita catat kita juga menggunakan elektronik timing sistem juga, jadi semuanya terukur berdasarkan kecepatan atau catatan waktu,” kata Endang.

Ia juga mengatakan, untuk hari pertama pertandingan SGRWC 2019 yang dipertandingkan ialah sprint dan head to head.

“Hari ini hanya dua kategori, sprint dan head to head, besok dilanjutkan dengan kelas salom dan don’t river race (DRR) besok (Rabu, 13/11),” ujar Endang.

Sementara untuk hasil pertandingan Endang mengatakan bahwa ia tidak menyebutkan satu persatu, namun hasil bisa dilihat di papan pengumuman. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional