Menu

Rapat Paripurna Rancangan Perubahan APBD 2020, DPRD Sorot Insentif Penanganan Covid-19

  Dibaca : 130 kali
Rapat Paripurna Rancangan Perubahan APBD 2020, DPRD Sorot Insentif Penanganan Covid-19
PARIPURNA— Rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap pembahasan Ranperda Perubahan APBD tahun 2020, yang juga menyorot dana penanggulangan Covid-19.

SAWAHLUNTO, METRO
DPRD Kota Sawahlunto pada rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap Rancangan perubahan APBD 2020, menyoroti mengenai insentif tunjangan bagi tenaga kesehatan penanganan Covid 19 yang belum keluar. Walikota Sawahlunto Deri Asta menyatakan, pada nota jawaban walikota terhadap rancangan perubahan APBD 2020 di Gedung DPRD, Rabu (23/9).

Dana BLT dan Pemberdayaan UMKM di Sawahlunto jadi sorotan lain oleh anggota dewan sorot pemanfaatan dana rehab dan rekon pasca Bencana Sawahlunto warga Sawahlunto yang datang dari zona merah Covid-19 dihimbau Tes Swab dan Isolasi mandiri.

“Terkait belum diterimanya insentif atau tunjangan untuk tenaga kesehatan kota Sawahlunto dapat kami sampaikan bahwa hal ini disebabkan karena hanya perubahan regulasi dari Kementrian Kesehatan tentang pemberian Insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19,” jelas Deri

Walikota menyebutkan, hal ini mengakibatkan perlu perubahan dan penyesuaian administrasi pertanggungjawaban untuk insentif tenaga kesehatan ini. Juru bicara fraksi DPRD Sawahlunto Masrisal menyatakan, sampai saat ini tenaga-tenaga kesehatan di kota ini yang merupakan salah satu pejuang terdepan penanganan pandemi Covid-19 belum menerima tunjangan atau insentif dalam menjalankan kewajiban ekstra ini.

“Sangat disayangkan hal ini kita jangan hanya berkoar koar tentang keseriusan pemerintah dalam penanganan wabah ini jika hak yang sepantasnya diterima sampai saat ini belum mereka terima” ujarnya.

Di kesempatan itu, juru bicara Fraksi Gerakan Restorasi Keadilan Indonesia Raya Afdhal berharap dana pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 yang jumlahnya cukup besar yaitu Rp 37 miliar lebih digunakan sebaik baiknya, efektif dan efisien untuk kebutuhan pengadaan alat pelindung diri dan nutrisi. Dan juga untuk kesejahteraan tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanggulangan pandemi ini. (cr2)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional