Menu

Rapat Paripurna Penyampaian RAPBD Kota Padang 2022, APBD Kota Padang Diperkirakan Rp 2,597, Naik 2,70 Persen

  Dibaca : 76 kali
Rapat Paripurna Penyampaian RAPBD Kota Padang 2022, APBD Kota Padang Diperkirakan Rp 2,597, Naik 2,70 Persen
Wali Kota Padang Hendri Septa menyerahkan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Padang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2022 kepada Wakil ketua DPRD Padang Arnedi Yarmen, didampingi Wakil Ketua Ilham Maulana dan Sekwan Hendrizal Azhar.

Dewan Perwakilan Rak­yat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar Rapat Paripurna penyam­paian se­cara resmi Nota Keuangan dan Ran­ca­ngan Peraturan Daerah (Ran­per­da) Kota Padang ten­­tang Anggaran Pen­dapatan dan Belanja Da­erah (RAPBD) Tahun Ang­garan (TA) 2022 oleh Wali Ko­ta (Wako) kepada DPRD Kota Padang. Jumat (10/9).

Dalam kesempatan itu Wa­ko menyampaikan per­ki­raan pendapatan daerah Kota Padang pada APBD 2022 sebesar Rp2,597 tri­liun.­Jika dibandingkan 2021 mengalami kenaikan sebe­sar Rp70,182 miliar atau naik sekitar 2,70 persen.

Rapat paripurna di­pim­pin Wakil Ketua DPRD Pa­dang Arnedi Yarmen. Selain itu diikuti anggota DPRD Pa­dang juga unsur Forkopimda dan kepala OPD di Pemko Pa­dang serta stakeholder terkait, baik secara lang­sung mau­pun virtual.

Wako menyebutkan, pe­nyam­paian RAPBD ini selain dimaksudkan untuk memenuhi ketentuan formal sebagaimana yang di­tuang­kan dalam Pera­turan Perundang-undangan, juga dimaksudkan untuk me­nyampaikan pokok-pokok kebi­ja­kan serta rencana kerja ang­garan yang akan dilaksanakan pada tahun ang­garan 2022. Sebagaimana penyusunan APBD TA 2022 tersebut secara khusus diatur melalui Per­men­dagri No.27 Tahun 2021 ten­tang Pedoman Penyusunan APBD TA 2022.

“RAPBD yang kami sam­paikan ini, sebelumnya telah melalui beberapa tahapan pro­ses sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Yaitunya berdasarkan penyusunan kebijakan umum anggaran tahun 2022 dan penyusunan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD tahun 2022 yang telah kita sepakati bersama pada 7 Agus­tus 2021 yang lalu,” ungkap Hendri Septa dalam penyam­paian­nya pada Rapat Pari­purna DPRD Kota Padang di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD setempat, Jumat (10/9).

Hendri juga meng­ungkap­kan tahun 2021 ini merupakan tahun ketiga kepemimpinan Wali Kota Padang periode 2019-2024. Berdasarkan RPJMD 2019-2024 visi Kota Padang yaitu “Mewujudkan Masyarakat Kota Padang yang Madani Berbasis Pendidikan, Perda­ga­ngan dan Pariwisata Unggul serta Berdaya Saing”.

“Pelaksanaannya melalui 7 misi dan diwujudkan melalui 9 prioritas pembangunan Kota Padang dengan tema pem­bangunan Kota Padang tahun 2022,” ungkap dia.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Bingkuang itu pun me­nyam­paikan pokok-pokok ke­bijakan dan rencana pen­da­patan dan belanja daerah tahun 2022. Ia menyebutkan, sebagai per­timbangan utama dalam menent­ukan pendapatan da­erah tahun ang­garan 2022 yaitu didasari be­berapa hal. Dian­taranya atas per­kiraan pertum­buhan ekonomi, ra­sionalitas nilai kekayaan da­erah dan perkembangan pereko­no­mian nasional dan dampaknya ter­­hadap perek­onomian Kota Pa­dang.

“Berdasarkan pertim­ba­ngan tersebut, maka pendapa­tan daerah pada APBD Kota Padang TA 2022 diper­kirakan sebesar R02,597 Tri­liun. Jika dibandingkan dengan APBD TA 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp70,182 Miliar atau naik 2,70 persen,” paparnya.

“Secara rinci pendapatan daerah tersebut dijelaskan untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kota Padang dalam APBD 2022 direncanakan se­besar Rp991,25 Miliar. PAD ini ber­sumber dari pendapatan pa­­jak daerah sebesar Rp770,526 Miliar. Kemudian retribusi daerah Rp85,166 Miliar, hasil pengelolaan keka­yaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp20 Miliar serta lain-lain PAD yang sah sebesar Rp115,558 Miliar. Selanjutnya pendapatan daerah juga dida­pat dari pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan da­erah yang sah,” tambahnya.

Lebih jauh disampaikan Wako Hendri lagi, dengan berbagai perkembangan di atas, maka pada RAPBD 2022 rencana belanja daeeah diang­gar­kan sebesar Rp2,688 Triliun. Jika dibandingkan dengan APBD 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp148,07 Miliar atau naik 5,51 persen.

“Alokasi anggaran ini digu­na­kan untuk pelaksanaan program, kegiatan dan sub kegia­tan yang terkait dengan prio­ritas pembangunan serta untuk mewujudkan visi dan misi Kota Padang sebagaimana ditar­get­kan dalam RPJMD 2019-2024. Begitu juga disinkronisasikan dengan prioritas pembangunan nasional dan Provinsi Sumbar serta fokus dalam penanganan Covid-19 serta memulihkan dampak ekonominya,” terang­nya.

Terakhir wali kota menyam­pai­kan harapannya agar pem­bahasan Ranperda APBD Kota Padang 2022 tersebut dijadikan prioritas bersama DPRD de­ngan semangat mewujudkan ke­se­jahteraan rakyat dan kema­juan Kota Padang ke depan.

“Kami menyadari apa yang RAPBD Kota Padang TA 2022 sampaikan tersebut masih perlu penyempurnaan. Untuk itu semoga dalam proses selan­jutnya dapat lebih kita sem­purnakan melalui konsultasi badan anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum ditetapkan menjadi Perda. Semoga berjalan de­ngan lancar dan sesuai hara­pan tentunya,” pungkas Hendri mengakhiri.(*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional