Menu

Rampok Tembak Pekerja PNPM Limapuluh Kota

  Dibaca : 1656 kali
Rampok Tembak Pekerja PNPM Limapuluh Kota
Ketua DPC PPP Kota Solok Herdiyulis, perwakilan Audy Joinaldy yang menyerahkan bantuan APD untuk Tagana Kota Solok.
penembakan icon

ilustrasi

LIMAPULUUAH KOTA, METRO–Para pembegal rupanya tak hanya beraksi di perkotaan. Mereka juga mengincar korbannya hingga ke pelosok nagari. Jumat (4/9 siang, empat pembegal beraksi di Jorong Padang Ambacang, Nagari Situjuah Banda Dalam, Kabupaten Limapuluah Kota. Tak tanggung-tanggung, pelaku menembak korbannya, Iswirwan (38), pekerja Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Timah panas menembus betis Iswirwan.

Bermula saat Iswirwan mengambil uang untuk keperluan kerja di PNPM pada salah satu bank di Jalan Sudirman, Pusat Kota payakumbuh senilai Rp29 juta lebih. Diduga, saat itu pelaku sudah mengintai korban sejak dari bank, sampai akhirnya membuntutinya Iswirwan yang berniat makan di RM Situjuah.

Sampai di tikungan TPR lama, Jalan Situjuah, motor korban dipepet oleh dua motor dengan empat orang. Saat itu juga tas korban direnggut hingga putus dan korban terjatuh. Mengetahui korbannya jatuh, empat rampok mendekati korban untuk melakukan aksi, namun korban melawan dan sempat terjadi perkelahian tidak seimbang antara satu korban dengan empat orang pelaku.

Tidak beberapa lama, salah satu di antara empat perampok mundur sekitar 5 meter. Ternyata pelaku mengelurkan senjata api dan menembakkan ke betis sebelah kiri korban hingga tembus. Melihat korbannya tergeletak bersimbah darah, empat pelaku yang diduga menggunakan sepeda motor Satria FU melarikan diri sambil membawa kabur uang senilai Rp29 juta. Pelaku dengan cepat melarikan diri.

Mendengar ada letusan, warga sekitar terkejut dan melihat apa yang terjadi. Saat itu, warga melihat korban tergeletak di aspal bersimbah darah. Masyarakat langsung membawa korban ke Rumah Sakit Adnaan WD untuk mendapatkan perawatan. Polisi juga dihubungi.

Datang ke lokasi, Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani dan Wawako Payakumbuh Suwandel Muchtar langsung mengintrukasikan anggotanya melakukan proses penyelidikan. ”Di lokasi ditemukan satu proyektil peluru. Nantinya, proyektil itu dibawa ke Labfor untuk mengetahui jenis senjata apa yang digunakan,” ungkap Kapolres.

Kepada polisi, korban menyebut tidak mengenali wajah pelaku karena menggunakan helm dan jaket hitam. “Walau begitu, pelaku akan terus dikejar,” sebut Kapolres. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional