Close

Rambu Dilarang Parkir Terpajang, Mobil Tetap saja Berjejeran di kawasan Simpang Tugu

MASIH PARKIR—Siapa gerangan yang memiliki mobil yang parkir ini?. Padahal rambu dilarang parkir sudah dipajang, perlu ketegasan pihak terkait.

SIJUNJUNG, METRO–Rambu lalulintas me­rupakan bagian perleng­kapan jalan berupa penanda yang berfungsi sebagai peringatan, larangan, perintah, atau petunjuk bagi pengguna jalan. Namun apa jadinya jika rambu jalan hanya sekedar pajangan dan diabaikan begitu saja?. Agaknya itulah ungkapan masyarakat me­lihat rambu jalan yang ada di kawasan Simpang Tugu, Muaro Sijunjung tepatnya di depan area perkantoran Dinas Pendidikan dan Dinas PMN Kabupaten Sijunjung. Rambu jalan dilarang parkir terpajang di area tersebut namun, kendaraan roda empat tetap saja parkir berjejeran di lokasi itu.

Pemandangan yang demikian menuai perha­tian masyarakat, apalagi mengingat area tersebut merupakan kawasan perkantoran pemerintah. Bah­kan sudah bertahun lamanya rambu dilarang parkir disana seolah tidak berguna.

“Ada yang janggal saat ki­ta melihatnya. Rambu dila­rang parkir terpajang disana, tapi area tersebut se­lalu dipenuhi kendaraan ro­da empat yang terparkir. Ja­di untuk apa tanda lara­ngan parkir dipasang,” tutur Nasrul (53) warga se­tempat.

Masyarakat menilai, meskipun kantor dinas pendidikan dan DPMN tidak memiliki lahan parkir yang memadai, namun adanya rambu jalan lara­ngan parkir di area tersebut menjadikannya tidak sesuai aturan. “Kalau memang tidak ada lahan parkir yang memadai sehingga mengharuskan untuk parkir di area tersebut, tapi keberadaan rambu jalan membuatnya tidak sesuai aturan. Atau hilangkan saja tanda lara­ngan parkir di area tersebut, sehingga tidak ada yang salah dipandang mata,” terangnya

Kepala Dinas Perhu­bungan Kabupaten Sijunjung, Bobby Roespandi mengatakan bahwa pemasangan rambu jalan disana  kewenangan Di­shub Provinsi Sumbar ka­rena status jalan merupakan jalan provinsi. “Rambu jalan tersebut Dishub Provinsi yang memasang, karena jalan provinsi. Jadi memang kondisi itu di­sebabkan tidak adanya lokasi parkir yang memadai. Tapi karena ada rambu jalan disana membuatnya jadi tidak sesuai,” jelas Kadis Perhubungan.

Rambu dilarang parkir dipasang di area tersebut dikarenakan berada di dekat persimpangan, Simpang Tugu Muaro Sijunjung. Rambu jalan dipa­sang bertujuan untuk ke­amanan pengendara saat melintas. “Nanti kita koordinasikan dengan Dishub provinsi bagaimana baik­nya dan tidak mengganggu pengguna jalan. Apakah akan ditertibkan atau rambu jalan yang dihilangkan, sehingga tidak ada aturan yang dilanggar,” kata Bobby saat dihubungi, Kamis (21/7).

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sijunjung Akp Bayful Yendri menjelaskan, terkait rambu jalan merupakan kewe­nangan dinas perhubungan, tapi jika memang melanggar aturan tentu bisa dilakukan penindakan. “Idealnya memang harus ada sosialisasi terkait rambu jalan yang dipasang, tujuannya untuk pencegahan pelanggaran. Besok kita akan koordinasikan dengan Dishub Sijunjung bagaimana langkah selanjutnya,” tambah Kasat Lantas. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top