Menu

Rakyat Dilarang Mudik, Ratusan WNA Asal India Justru Bebas Masuk RI

  Dibaca : 128 kali
Rakyat Dilarang Mudik, Ratusan WNA Asal India Justru Bebas Masuk RI
SITUASI —Terlihat situasi Bandara Soekarno-Hatta saat kedatangan warga negara asing (WNA) asal India melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 21 April 2021 lalu.

JAKARTA, METRO
Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi menyoroti masuknya 117 warga negara asing (WNA) asal India melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 21 April 2021 yang viral di media sosial. “Kami menyayangkan adanya informasi banyaknya WNA India eksodus ke wilayah Indonesia di saat India mengalami gelombang kedua Covid-19,” kata Baidowi dalam keterangannya, Jumat (23/2).

Persoalannya, kata Awiek -panggilan Baidowi, Indonesia juga sedang berusaha kuat keluar dari ancaman bahaya virus Corona.

Menurut Awiek, masuknya WNA India tersebut bahkan dengan dokumen resmi yang diterbitkan pihak terkait, menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Sebab, pada sisi lain pemerintah melarang mudik Lebaran untuk membatasi pergerakan manusia agar bisa mencegah penularan Covid-19.

“Anehnya, WNA India yang di negaranya sedang mengalami tsunami Covid-19 justru boleh datang ke Indonesia,” ucap ketua DPP PPP itu.

Oleh karena Awiek meminta pihak terkait seperti Kemenlu, Kemenkumham dan Satgas Covid-19 harus berkoordinasi untuk melakukan pencegahan ketat terhadap WNA dari negara yang kasus Covid-nya masih tinggi seperti India. “Kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas untuk menangani Covid-19. Jika masyarakat sudah sehat maka pemulihan ekonomi akan segera tuntas,” pungkas wakil ketua Baleg DPR itu.

Soal Kedatangan 127 WNA Berpaspor India
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mendesak pemerintah Indonesia lebih ketat mencegah penularan Covid-19, menyusul masuknya 127 warga negara asing (WNA) berpaspor India ke tanah air. Melki, sapaaan Emanuel Melkiades Laka Lena, tidak ingin Indonesia dimasuki virus Covid-19 varian baru dari datangnya 127 WNA berpaspor India. Apa lagi di negara beribu kota New Delhi itu tengah terjadi tsunami Covid-19 varian baru.

“Penting mengantisipasi dampak dari kehadiran 127 WNA India yang masuk ke Indonesia,” kata Melki dalam layanan pesan, Jumat (23/4).

Menurut legislator daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) II itu, WNA berpaspor India yang masuk ke Indonesia harus dites Covid-19 secara berulang. WNA negara Bollywood itu juga perlu diisolasi selama menjalani tes. Jika diperlukan, para WNA berpaspor India bisa ditempatkan di sebuah pulau selama menjalani tes.

“127 warga negara India diisolasi di suatu pulau tertentu, misalnya di Pulau Seribu,” ujar legislator fraksi Golkar itu.

Menurut Melki, penting melakukan isolasi kepada 127 WNA berpaspor India di sebuah pulau. Hal itu demi meminimalisir jumlah kontak antara WNI dengan 127 WNA tersebut. “Jadi mereka dibiarkan untuk hidup normal, tetapi terbatas untuk bertemu dan berinteraksi,” ujar dia.

Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Benget Saragih menyebut Indonesia kedatangan ratusan Warga Negara Asing (WNA) dari India melalui Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (21/4) malam.

Benget mengaku cukup khawatir akan kedatangan 127 WNA India itu. Apa lagi India tengah dilanda badai penularan Covid-19 dalam dua bulan terakhir. Hal itu dipicu penyelenggaraan pemilu, sejumlah acara keagamaan yang melibatkan banyak orang, dan kendornya pelaksanaan protokol kesehatan. Selain itu, India diketahui tengah berjibaku melawan mutasi virus Covid-19 varian B1617 yang bermuatan mutasi ganda.(fat/ast/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional