Menu

Rakor dengan Bupati, Wali Kota dan Forkopimda, Gubernur Sumbar Minta Petakan Kendala Vaksinasi di Daerah

  Dibaca : 116 kali
Rakor dengan Bupati, Wali Kota dan Forkopimda, Gubernur Sumbar Minta Petakan Kendala Vaksinasi di Daerah
RAPAT KOORDINASI— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, bersama Wagub, Audy Joinaldy saat Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 dengan Bupati/Wali Kota dan Forkopimda secara virtual dari Auditorium Gubernuran, Selasa (14/9).

PADANG, METRO–Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meminta peme­rin­tah kabupaten dan kota memetakan ken­dala yang dihadapi dalam meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19. Dengan pemetaan yang dilakukan maka setiap ken­dala yang ada bisa dica­rikan solusi bersama.

“Peningkatan capaian vaksinasi penting untuk mempercepat kekebalan komunal, agar berbagai sektor bisa kembali normal. Kita carikan solusi bersama untuk kendala vaksinasi di daerah,” kata Mah­yeldi Ansharullah, saat membuka Rapat Koor­dinasi (Rakor) Percepatan Vak­sinasi Covid-19 dengan Bupati/Wali Kota dan For­kopimda secara virtual dari Auditorium Gubernuran, Selasa (14/9).

Mahyeldi Ansharullah mengatakan, berdasarkan data hingga hari ini masih terdapat sekitar 300 ribu vaksin yang telah didis­tri­busikan ke kabupaten/kota, namun belum digunakan.

Sementara di gudang penyimpanan Dinas Kese­hatan Sumbar juga masih tersedia 99 ribu dosis vak­sin yang bisa didistri­bu­sikan segera, jika ada kabu­pa­ten/kota yang keku­rangan stok. “Kita ber­harap bupati dan wali kota terus mengupayakan pe­ning­katan capaian vak­sinasi di daerah,” ujarnya.

Terkait kasus aktif Co­vid-19 di Sumbar, ia me­nye­butkan saat ini sudah mulai melandai demikian juga dengan angka kema­tian yang terus menurun, sementara angka kesem­bu­han naik.

“Kasus yang meninggi itu terjadi pada Juni, Juli, Agustus 2021. Salah satu penyebabnya adalah sa­lah­­nya perkiraan dalam pe­ng­anggaran. Diper­kira­kan kasus akan melandai pada tahun 2021, ternyata meningkat sehingga ang­garan yang direfocusing tidak sesuai dengan kebu­tuhan,” katanya.

Sekarang dalam situasi dan kondisi yang mulai melandai kewaspadaan dengan terus menerapkan protokol kesehatan dan pelaksanaan.

Wakil Gubernur (Wa­gub) Sumbar, Audy Joinal­dy meminta agar bupati/wali kota mendorong vak­sinasi untuk pelajar SMP karena jumlah totalnya mencapai 500 ribu orang.

Ia menyebut untuk sis­wa SMA/SMK/SLB sudah diluncurkan program Ge­byar Vaksinasi dengan sasaran 250 ribu siswa. “Vaksinasi juga harus me­nya­sar komunitas agar percepatan capaiannya bisa tercapai,” katanya.

Audy Joinaldy lebih rin­ci menyebutkan, Pemprov Sumbar menargetkan se­ba­nyak 250.000 pelajar ting­kat SMA/SMK dan SLB un­tuk divaksinasi dalam kegiatan Gebyar Vaksinasi Pelajar.

Vaksinasi untuk pelajar itu guna mempercepat ca­paian vaksinasi remaja. Hal ini dikarenakan vak­sinasi remaja di Sumbar masih tergolong rendah. “Vaksinasi remaja masih rendah di Sumbar. Jadi dengan adanya Gebyar Vaksin Pelajar ini, bisa lebih banyak menyasar pelajar. Sekaligus hal ini sebagai upaya pembelajaran tatap muka bisa,” katanya.

Dia mengatakan sam­pai saat ini capaian vak­sinasi dosis pertama untuk remaja di Sumbar baru sekitar 4,5 persen, se­men­tara untuk vaksinasi dosis kedua lebih rendah lagi sekitar 2 persen. Oleh ka­rena itu perlu upaya dan do­rongan untuk memper­cepat capaian vaksinasi remaja.

Audy Joinaldy juga me­ne­gaskan stok vaksin di Sum­bar juga masih men­cukupi. Untuk itu peme­rintah kabupaten dan kota tidak usah cemas dan bisa melaksanakan vak­sinasi sebanyak mungkin.

Kepala Dinas Kese­ha­tan Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi mengatakan, Ge­­byar Vaksinasi Covid-19 tar­get­nya kalau jumlah remaja termasuk SMK, SMA, SMP ada sebanyak 589.723 orang se-Sumbar. Sementara yang baru di­vak­sin sebanyak  44,5 per­sen.

“Kita kejar targetnya. Mudahmudahan dengan ada Gebyar Vaksinasi Co­vid-19, kita laksanakan vak­sinasi setiap hari di seluruh kabupaten kota di-Su­ma­tera Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, Staf pe­nga­jar dari Departemen Pul­monologi dan Kedok­te­ran Respirasi FKUI-RSUP Persahabatan, Dr. dr. Erlina Burhan, MSc, SpP(K) me­ngatakan virus akan terus bermutasi dan muncul va­rian-varian baru.

“Kita harus tetap men­jaga diri dengan mengikuti vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan agar bisa terhidar dari varian baru tersebut,” ujarnya. (ADP)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional