Menu

Raker Kanwil Kemenag Sumbar, Program Prioritas mesti Maksimal Dilaksanakan

  Dibaca : 1453 kali
Raker Kanwil Kemenag Sumbar, Program Prioritas mesti Maksimal Dilaksanakan
RAPAT KERJA— Sekretaris Jendral Kemenag RI, M Nur Kholis Setiawan bersama Kakanwil Kemenag Sumbar, Hendri, serta pihak yang bernaung di bawah Kemenag Sumbar foto bersama disela-sela kegiatan Rapat Kerja (Raker) 2019 Kanwil Kemenag Sumbar bertajuk Moderasi Beragama Untuk Kebersamaan Umat di Hotel Rocky Padang, Jumat (22/2).

PADANG, METRO – Terdapat enam sasaran strategis Kementerian Agama (Kemenag) di tahun 2019 yang terkait erat dengan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada semua umat beragama. Caranya dengan mewujudkan ajaran agama sebagai perekat kebersamaan.

Hal itu disampaikan, Sekretaris Jendral Kemenag RI, M Nur Kholis Setiawan dalam kegiatan Rapat Kerja (Raker) 2019 Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumbar bertajuk Moderasi Beragama Untuk Kebersamaan Umat di Hotel Rocky Padang, Jumat (22/2).

Acara berlangsung tiga hari, 22-24 Februari tersebut, dihadiri oleh semua pihak yang bernaung di bawah Kemenag Sumbar. “Ada banyak paham keagamaan yang beredar saat ini yang kadang terlalu ekstrim, baik ekstrim kiri atau ekstrim kanan,” kata Nur Kholis.

Nur Kholis menyebutkan, Kemenag mengupayakan peningkatan kualitas kehidupan umat beragama, harmoni sosial dan kerukunan umat beragama. Kemudian, kualitas pelayanan keagamaan, akses layanan pendidikan, mutu pendidikan agama dan keagamaan serta kualitas tata kelola pembangunan bidang agama.

“Atas enam sasaran itu, kita meminta semua pejabat Kemenag dapat maksimal melaksanakan program prioritas yang sudah dirancang,” ujar Nur Kholis.

Ia juga menyoroti, kampanye LGBT yang dikampanyekan kaum liberalisme yang akhirnya bertabrakan dengan agama dan nilai-nilai di masyarakat. Liberalis menganggap semua agama sama sehingga mereka bebas menikah dengan penganut agama mana saja.

“Islam di Indonesia Islam yang moderat, bisa hidup berdampingan antar pemeluk agama,” tambah Nur Kholis.

Nur Kholis pun mengimbau, agar pemeluk agama tidak merasa benar sendiri, sementara yang di luar golongannya tidak benar bahkan ada yang menyesatkan. Kelompok semacam ini hanya akan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, karena terlihat seolah-seolah mereka saja yang benar.

Di sisi lain, Nur Kholis sangat mendorong moderasi beragama untuk kebersamaan umat, sebagaimana tema Raker 2019. Oleh karena itu, kewajiban semua pemeluk agama untuk menjadikan Indonesia menjadi tempat yang ramah bagi pengamalan agama masing-masing.

Sementara, Kabiro Bina Mental Pemprov Sumbar, Syaifullah mengucapkan selamat Raker 2019 bagi seluruh para peserta. Dia berharap dengan raker kali ini, tercipta program kerja yang membawa kebaikan buat semua orang.

“Seriuslah dalam mengikutinya, agar terumuskan program kerja yang lebih terarah demi mencapai tujuan bersama,” kata mantan Kabid Warisan Budaya dan Bahasa Minangkabau Dinas Kebudayaan Sumbar itu.

Sedangkan Kakanwil Kemenag Sumbar, Hendri mengucapkan terimakasih banyak kepada sekjen yang menyempatkan diri datang ke Sumbar. Dia paham sekali, akan kesibukan sekjen yang harus keliling Indonesia untuk membuka acara di beberapa provinsi. “Kemenag Sumbar telah mengalami peningkatan kinerja dari tahun ke tahun. Insyaa Allah tahun ini kami bertekad untuk menjadi lebih baik lagi,” tutup Hendri. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional