Close

Raih Prestasi Nasional dan Internasional, Dua Atlet Difabel Asal Sumbar Harumkan Nama Indonesia

PERLIHATKAN MEDALI— Ikut Peparnas XVI tahun 2021 di Papua Metri dan Meliana berhasil menorehkan prestasi meraih medali perak. Metri di cabang tenis meja tunggal putri dan Meliana untuk lomba renang nomor 50 meter gaya punggung putri S14.

METRI dan Meliana Ratih Pratama tidak hadir saat penyerahan bonus untuk atlet peraih medali pada Peparnas XVI tahun 2021 di Jayapura, Provinsi Papua, oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, Rabu (16/11), di Auditorium Gubernur. Padahal mereka menerima bonus cukup besar sebagai peraih medali perak.

Ketidakhadiran kedua atlet itu menimbulkan tan­da tanya bagi undangan yang hadir hari itu. Namun, meski tidak hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olah­raga (Dispora) Sumbar Dedy Diantolani yang me­wakili Gubernur Sumbar, siang itu hanya bisa me­maklumi

“Kami maklumi, tapi Metri dan Meliana sudah harumkan nama Sumbar, bahkan juga nama Indonesia di pentas dunia,” kata Dedy kepada wartawan, kemarin di Padang.

Ternyata, ketidakhadiran Metri dan Meliana, justru karena sedang berjuang di luar negeri mengemban tanggungjawab yang diberikan negara. Mereka berdua didaulat memper­kuat Tim Indonesia untuk mengikuti Kejuaraan Multi Event Virtus Oceania Asia  Games 2022 di Brisbane Australia.

Kedua Atlet National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) asal Kabupaten Sijunjung ternyata namanya sudah harum di tingkat nasional dan dunia. Karena prestasi demi pres­tasi terus diraihnya.  

Termasuk juga saat ikut Peparnas XVI di Papua Met­ri dan Meliana berhasil menorehkan prestasi me­raih medali perak. Metri di cabang tenis meja tunggal putri dan Meliana untuk lomba renang nomor 50 meter gaya punggung putri S14.

Bagi Metri, raihan me­dali pada Peparnas XVI ter­sebut, bukanlah yang pertama. Dia sudah beberapa kali meraih medali dalam berbagai ajang perlombaan. Bahkan lomba berkaliber internasional pun, yaitu Special Olympicf World Summer Games (SOW­SA) XII di Shanghai, Tiongkok pada 2-11 Oktober 2007, Metri meraih me­dali emas.

Atas prestasinya di Pe­parnas XVI di Papua, Pemprov Sumbar melalui Dispora Provinsi Sumbar, me­nyerahkan bonus kepada keduanya bersama para atlet lain yang juga meraih medali.

Penyerahan bonus sebagai kepada para atlet karena telah berhasil mem­persembahkan 3 medali perak dan 2 medali perunggu untuk Provinsi Sumbar di Peparnas XVI di Papua

Prestasi yang diraih atlet tersebut cukup memuaskan. Pemprov Sumbar memberikan apresiasi terhadap perjuangan me­reka. “Prestasi ini tidak tiba-tiba, semua ini membutuhkan kerja keras dan proses dan pengorbanan serta ketekunan yang tak lupa dari doa semua orang. Tentunya masyarakat Sum­­bar,” kata Dedi.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olahraga Dispora Sumbar Rasidy Sumetry mengungkapkan, Peparnas yang diselenggarakan pada 2-12 November 2021 diikuti 34 provinsi. Kontingen Sumbar jumlahnya 102 orang. Terdiri dari 45 atlet, 13 pelatih, dan 15 asisten pelatih, 29 official sekretaris.

Dengan klasifikasi, tuna­grahita sebanyak 9 orang, tunadaksa sebanyak 16 orang, tunadaksa kursi roda sebanyak 7 orang, tunanetra sebanyak 8 orang, tuna­rungu sebanyak 5 orang.

Cabang olahraga yang dipertandingkan Kontingen Sumbar ada 9 cabang. Yaitu atletik, catur, renang, tenis meja, bulutangkis, judo, penahan, dan angkat besi.

Rasidy menyebutkan, total bonus yang diserahkan untuk atlet sebanyak Rp310 juta, official sebanyak Rp80 juta, pelatih (Rp104 juta), dengan total keseluruhan Rp494 juta. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top