Close

Raih Emas Nomor Dasa Lomba Atletik, Fauma jadi “Manusia Terkuat” di Arena PON Papua

Fauma Depril Jumra, atlet Sumbar asal Kabupaten Pasaman, menggigit medali emas saat naik podium

MIMIKA, METRO–Sumbar berhasil merebut satu medali dari cabor bergengsi di arena PON Papua XX, Kamis (7/10). Fauma Depril Jumra, atlet Sumatera Barat, menas­bihkan diri menjadi “manusia terkuat” Indonesia setelah sukses meraih me­dali emas nomor dasa lom­ba cabang olahraga atletik di Sport Center Atletik, Mimika, Papua.

Keberhasilan Fauma merengkuh medali emas pada nomor tersebut me­ng­genapkan raihan medali emas kontingen Sumbar pada PON di bumi Cen­dra­wasih Papua menjadi em­pat keping medali emas.

Menjadi pemuncak pa­da hari pertama pertan­dingan dengan raihan poin 3.602, Fauma kembali me­nun­jukkan dominasinya pada hari terakhir per­tan­dingan yang melombakan nomor 110 meter gawang putra, lempar cakram, lom­pat galah, lempar lembing, dan 1.500 meter putra.

Pada nomor 110 meter gawang putra atlet asal Pasaman tersebut berhasil menjadi yang tercepat de­ngan poin 830. Di nomor lem­par cakram Fauma ber­hasil mengumpulkan poin 462.

Poin tinggi juga diraih Fauma pada nomor lompat galah, lentingan apik atlet tersebut mampu men­ca­tat­kan poin 645. Hal yang sa­ma juga terjadi pada nomor lempar lembing, Ia menjadi yang terjauh da­lam lemparan (56,68 me­ter) dengan poin 688.

Pada nomor terakhir yang mempertandingkan nomor 1.500 meter, Fauma berhasil menjadi yang ter­cepat dengan membu­ku­kan waktu 4 menit 59 detik. sekaligus menutup rang­kaian lomba dengan poin tertinggi 6.788.

Sedangkan medali pe­rak pada nomor dasa lom­ba diraih atlet asal Kali­man­tan Timur, Gayus Si­buang dengan poin 6.264 dan medali perunggu atas nama atlet Afif Setiawan dari daerah Lampung de­ngan poin 6.161.

Ya, Fauma sukses men­jadi “manusia terkuat” di arena PON Papua XX. Nomor ini tergolong berat di cabang atletik karena atlet yang terlibat harus unggul poin dari 10 nomor lomba, mulai dari lari 100 meter, lompat jauh, lempar cakram, lompat tinggi, lari 400 meter, tolak peluru, lari gawang 110 meter, lompat galah, lempar lembing, hingga lari 1500 meter.

Gelaran nomor ini ber­langsung selama dua hari dan dimulai sejak Rabu (6/10). Sejak awal lomba, Fau­ma sudah leading dari pe­saing-pesaingnya yang berasal dari 6 provinsi lain. Papua sendiri menyer­ta­kan dua atletnya namun hanya finish di po­sisi 5 dan 8

Manajer tim atletik Sum­­bar, Ediwarman me­ngaku bersyukur dengan raihan yang ditorehkan atletnya tersebut. “Kami bersyukur, Fauma mampu me­realisasikan target yang dibebankan kepada dia, semoga ini menjadi motivasi bagi atlet lain untuk bisa melakukan hal yang sama bagi Sumbar,” katanya.

Ia menambahkan, atlet atas nama Rafika Putra juga ditargetkan meraih medali emas pada nomor lontar martil dan lempar cakram. Rafika sendiri akan bertanding pada 10 Oktober untuk nomor lon­tar martil dan 13 Oktober untuk nomor lempar ca­kram.

“Mudah-mudahan Ra­fika mampu mewujudkan emas kedua bagi Sumbar dari cabang atletik,” kata­nya.(hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top