Close

PWI dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kerja Sama

FOTO BERSAMA—Anggota PWI Tanahdatar foto bersama kepala BPJS K usai pertemuan.

TANAHDATAR, METRO–Untuk memberi kenyamanan para wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tanah Datar perkuat jalinan kerjasama dengan BPJS Ketenaga­kerjaan. “Kita sudah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dua tahun belakangan. Lebih dari 20 orang wartawan anggota PWI sudah menjadi peserta. Kita berharap akan meningkat di masa yang akan datang, karena manfaatnya sangat besar, khususnya wartawan yang banyak berada di lapangan,” kata Ketua PWI Tanah Datar Yuldaveri, Kamis (15/9), di Batusangkar.

Yuldaveri mengatakan hal itu, saat memberi sambutan pada kegiatan sosialisasi BPJS Ketenaga­kerjaan Bagi Pengurus dan Anggota PWI Kabupaten Tanah Datar, di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Parpora; Komplek Benteng Van der Capellen Batusang­kar. Tampil menjadi narasumber Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batusangkar Zulkifli bersama tim.

Program penjaminan yang sudah diikuti anggota PWI Tanah Datar selama ini, imbuhnya, mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Sementara itu, Zulkifli menyatakan berterima kasih kepada PWI, karena telah mengikutkan pengurus dan anggota dalam program penjaminan yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan. Selain mensosialisasikan jenis-jenis program penjaminan pekerja, ujarnya, kegiatan ini juga dapat memotivasi anggota PWI lainnya yang belum bergabung, ikut serta pula menjadi peserta.

“Bagi yang sudah jadi peserta, tentu akan lebih mantap bila kepesertaannya diperluas. Kalau selama ini baru JKK dan JKM, tentu bisa pula kita tingkatkan dengan Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP),” jelas Zulkifli.

Untuk tambahan program perlindungan itu, Yuldaveri menegaskan, pihaknya segera akan melakukan pembicaraan dengan para pengurus dan anggota setelah sosialisasi.

Kami menyadari, ujarnya, manfaat program kepesertaan bagi pekerja yang hampir tidak mengenal jam kerja seperti wartawan, sangat besar. Namun sebagai sebuah organisasi profesi, sebutnya, tentu perlu pembicaraan khusus di internal organisasi terlebih dahulu. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top