Menu

Pustaka Lapas Tanjung Pati Kekurangan Buku Bacaan

  Dibaca : 132 kali
Pustaka Lapas Tanjung Pati Kekurangan Buku Bacaan
TINJAU PERPUSTAKAAN— Kasi Pembinaan Masri Fabrar didampingi Staf Sri Hayati melihat aktivitas di Pustaka Lapas.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Meski memiliki ratusan koleksi buku, namun keberadan buku bacaan di Ruang Pustaka Lembaga Pembinaan Khusus Anak/LPKA Tanjung Pati atau Lapas Tanjung Pati belum sesuai dan tidak menyentuh sesuai kebutuhan anak-anak yang dibina di Lapas Kelas II B itu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala LPKA Tanjung Pati, Ronald Heru Praptama melalui Kasi Pembinaan Masri Fabrar didampingi Staf Pembinaan Sri Hayati, baru-baru ini. Menurutnya, ratusan buku yang berjejer di rak buku pustakan Lapas, lebih sesuai untuk kalangan mahasiswa, sehingga ia berharap ada pihak-pihak yang peduli dan membantu untuk menambah koleksi buku di Lapas tersebut.

“Untuk koleksi buku yang ada di Pustaka Lapas Tanjung Pati saat ini memang relative banyak, namun tidak menyentuh sesuai umur anak-anak warga binaan kita yang ada disini. Buku yang ada lebih cenderung untuk bacaan mahasiswa. Kita berharap kedepan ada bantuan buku dari pihak yang peduli untuk anak-anak kita disini,” ucap Masri Fabrar.

Masri juga menambahkan, buku-buku yang saat ini butuhkan di LPKA untuk warga binaan anak-anak adalah buku cerita ringan, motivasi, autobigorafi orang sukses serta buku-buku sifatnya edukasi.

“Saat ini kita membutuhkan buku-buku bacaan yang sesuai dengan umur anak-anak kita yang dibina disini. Walaupun buku cerita komik, namun jika ada unsur edukasi tentu akan sangat bermanfaat. Termasuk buku-buku cerita nabi dan kepahlawanan,” ucapnya.

LPKA Tanjung Pati merupakan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II B yang menampung/membina mereka yang tersangkut persoalan hukum. Saat ini di LPKA yang berada di kawasan ketinggian Kecamatan Harau itu terdapat puluhan warga binaan yang tersandung berbagai persolan, baik kasus narkoba, asusila dan pencurian.

Sementara terkait kunjungan dari pihak luar maupun keluarga warga binaan ke LPKA Tanjung Pati, hingga saat ini masih belum dilakukan secara tatap muka, hal tersebut dilakukan untuk mengantispasi penyebaran virus Covid-19 di dalam Lapas dan Kabupaten Limapuluh Kota secara umum. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional